Please use this identifier to cite or link to this item:
Title: Hubungan Konsep Diri dengan Komunikasi Interpersonal pada Remaja Gereja HKBP di Kelurahan Bantan Timur
Authors: Simbolon, Rahayu
metadata.dc.contributor.advisor: Dewi, Salamiah Sari
Siregar, Farida Hanum
Keywords: self-concept;interpersonal communication;konsep diri;komunikasi interpersonal
Issue Date: 25-Mar-2019
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;148600165
Abstract: This research is quantitative research that aims to test and obtain empirical data regarding the relationship of self-concept with interpersonal communication in adolescents. In line with the theoretical foundation, the hypothesis is proposed which says there is a positive relationship between self-concept and interpersonal communication. Where the higher self-concept in adolescents, the higher interpersonal communication in adolescents. This study involved 45 adolescents in the Bantan Timur sub-district as the research subject. Sampling is done by Total Sampling technique. This study uses a Likert scale instrument for self-concept scale and interpersonal communication scale. The scale of self-concept based on aspects according to Fitts, et al (lubis, 2008), namely (aspects of physical self, aspects of family self, aspects of personal self, aspects of self-moral ethics, aspects of social self). The scale of interpersonal communication is based on aspects according to Devito (2011), which are divided between: openness, empathy, supportive attitude, positive attitude, equality. Based on data analysis, the results obtained there is a positive relationship between self-concept and interpersonal communication. This result is proven by the correlation coefficient where 0.573 with p = 0,000 <0.05 determinant coefficient (Rsquare) research value of (0,150) can be interpreted that the self concept variable influences interpersonal communication by (15%) from the calculation of the mean hypothetical and The empirical mean obtained high self-concept and high interpersonal communication.
Description: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji dan mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan konsep diri dengan komunikasi interpersonal pada remaja. Sejalan dengan landasan teori, maka diajukan hipotesa yang berbunyi ada hubungan positif antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal. Dimana semakin tinggi konsep diri pada remaja, maka semakin tinggi komunikasi interpersonal pada remaja.Penelitian ini melibatkan 45 remaja di kelurahan Bantan Timur sebagai subjek penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Total Sampling penelitian ini menggunakan instrument skala likert untuk skala konsep diri dan skala komunikasi interpersonal. Skala konsep diri berdasarkan aspek-aspek menurut Fitts, dkk (lubis, 2008) yaitu (aspek diri fisik, aspek diri keluarga, aspek diri pribadi, aspek diri moral etik, aspek diri sosial). Skala komunikasi interpersonal berdasarkan aspek-aspek menurut Devito (2011), yaitu terbagi antara : keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, kesetaraan.Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil terdapat hubungan positif antara konsep diri dan komunikasi interpersonal. Hasil ini mebuktikan dengan koefisien kolerasi dimana 0,573 dengan p=0,000<0,05 nilai koefisien determinan (Rsquare) penelitian dengan nilai sebesar (0,150) dapat diartikan bahwa variable konsep diri memberi pengaruh pada komunikasi interpersonal sebesar(15%) dari hasil perhitungan mean hipotetikdan mean empirik diperoleh konsep diri tinggi dan komunikasi interpersonal tinggi.
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
148600165 - Rahayu Simbolon - Fulltext.pdffulltext2.06 MBAdobe PDFView/Open

Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.