Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/10872
Title: Penerapan Restorative Justice dalam Perkara Kecelakaan Lalu Lintas yang Menyebabkan Kematian (Studi Kasus di Kepolisian Sektor Medan Kota)
Authors: Lubis, Rizky Aulia Ramdayani
metadata.dc.contributor.advisor: Mubarak, Ridho
Munthe, Riswan
Keywords: restorative justice;kecelakaan lalu lintas;kematian;traffic accidents;death
Issue Date: 4-Apr-2019
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;158400012
Abstract: Traffic accidents are unexpected events that involve at least one motorized vehicle on one road segment and cause material losses to the point of even fatalities. So that the most important restorative justice efforts are suggested to approaches to justice for victims and perpetrators, because the concept of restorative justice involves various parties to resolve a problem related to criminal acts committed by the community. The purpose of this research is to find out the provisions of the application of Restorative Justice to cases of traffic accidents that result in death in the Medan City Police Sector Area and to find out the obstacles faced by the Medan City Sector Police in the Implementation of Restorative Justice against traffic accidents. The research method used in this study is library research conducted based on reading materials, such as books, laws, journals and the opinions of scientific and legal experts who are scientifically related to the issues discussed in writing this thesis. Field studies, namely research carried out directly, namely at the Medan City Sector Police by collecting data information and information from interviews with the city field police chief and looking for examples of cases related to the thesis title. Based on the results of the study, the application of the police in the Medan Kota District Police Office to the case of traffic accidents was determined to be resolved with a restorative justice approach in order to avoid prolonged conflict and the number of cases entered into the court. the victim's side with the perpetrators peacefully and accompanied by the Medan City Police Sector police so that the case was not continued by the court. Obstacles in carrying out the settlement of traffic accident cases through the restorative justice approach are the difficulty of finding witnesses which often occurs in accidents that occur in quiet and dark areas, so it is very difficult to find witnesses who witnessed the incident directly. The evidence around the crime scene and other instructions is not strong enough to reveal an incident that resulted in the death of the victim, that the victim with the perpetrator has made peace by compensating for any damage or illness of the victim in accordance with what was agreed upon by the Medan City Police.
Description: Kecelakaan lalu lintas merupakan peristiwa yang tidak diharapkan yang melibatkan paling sedikit satu kendaraan bermotor pada satu ruas jalan dan mengakibatkan kerugian material bahkan sampai menelan korban jiwa. Sehingga upaya restorative justice yang paling utama disarankan terhadap pendekatan untuk keadilan bagi korban dan pelaku, dikarenakan konsep restorative justice melibatkan berbagai pihak untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang terkait dengan tindak pidana yang dilakukan oleh masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ketentuan Penerapan Restorative Justice terhadap perkara kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian di Wilayah Kepolisian Sektor Medan Kota dan untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi Kepolisian Sektor Medan Kota Dalam Pelaksanaan Penerapan Restorative Justice terhadap kecelakaan lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan (Library Research) yang dilakukan dengan berdasarkan bahan-bahan bacaan, seperti buku-buku, undang-undang, jurnal dan pendapat para ahli hukum dan akademis yang bersifat ilmiah yang berkaitan dengan masalah yang dibahas dalam penulisan skripsi ini. Studi lapangan (Field Research), yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung yaitu pada Kepolisian Sektor Medan Kota dengan melakukan pengumpulan data informasi dan keterangan-keterangan dari wawancara dengan pimpinan kepolisian sektor medan kota dan mencari contoh kasus yang terkait dengan judul skripsi. Berdasarkan hasil penelitian ketentuan penerapan yang dilakukan kepolisian di Wilayah Polsek Medan Kota terhadap kasus kecelakaan lalu lintas di sarankan diselesaikan dengan pendekatan restorative justice agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan dan banyaknya kasus masuk pada pengadilan maka kepolisian di wilayah Polsek Medan Kota diselesaikan melalui perdamaian yang dilakukan pihak korban dengan pelaku secara perdamaian serta didampingi oleh pihak kepolisian Polsek Medan kota sehingga kasus tersebut tidak dilanjutkan kepengadilan. Hambatan - hambatan dalam pelaksanaan penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan restorative justice adalah sulitnya pencarian saksi banyak terjadi pada kecelakaan yang terjadi di daerah yang sepi dan gelap, maka sangatlah sulit mencari saksi yang melihat langsung peristiwa kecelakaan tersebut. Alat bukti disekitar TKP dan petunjuk-petunjuk lain kurang kuat untuk mengungkapkan suatu peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia, bahwa pihak korban dengan pelaku telah melakukan perdamaian dengan mengganti rugi segala kerusakan atau sakitnya pihak korban sesuai dengan yang sudah disepakati dihadapi pihak kepolisian Polsek Medan Kota.
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/10872
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158400012 - Rizky Aulia Ramdayani Lubis - Fulltext.pdfFulltext2.73 MBAdobe PDFView/Open
158400012 - Rizky Aulia Ramdayani Lubis - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV381.29 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.