Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/11072
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorHasanuddin-
dc.contributor.advisorIstiana-
dc.contributor.authorIvanikha, Ossy-
dc.date.accessioned2019-11-18T02:23:59Z-
dc.date.available2019-11-18T02:23:59Z-
dc.date.issued2019-09-17-
dc.identifier.urihttp://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11072-
dc.descriptionPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara empati dengan interaksi sosial pada remaja di SMA Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Medan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 287 siswa dan sampel yang digunakan sebanya 75 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu remaja di SMA Yapim. Sejalan dengan pembahasan yang terdapat dalam landasan teori, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah yaitu ada hubungan positif antara empati dengan interaksi sosial. Dengan asumsi semakin tinggi empati maka semakin baik interaksi sosial pada remaja. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah empati maka semakin buruk interaksi sosial pada remaja. Penelitian ini menggunakan skala empati dan skala interaksi sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis korelasi product moment. Hasil analisis diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara empati dengan interaksi sosial dilihat dari koefisien linieritas = 0,869 dengan p = 0.000 < 0,05. Nilai koefisien determinan (r2) 0.755 atau sebesar 75.5 %. Artinya adalah bahwa empati dari siswa tersebut berkontribusi sebesar 75.5 % terhadap interaksi sosial siswa SMA Yapim Medan. Dari hasil penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima.en_US
dc.description.abstractThis study aims to determine the relationship between empathy and social interaction in adolescents in high school Indonesian Education Foundation Building Medan. The population in this study were 287 students and the sample used was 75 students. The method used in this study is a quantitative method. The subjects of this study were teenagers in Yapim High School. In line with the discussion contained in the theoretical foundation, the hypothesis proposed in this study is that there is a positive relationship between empathy and social interaction. Assuming the higher empathy, the better social interaction in adolescents. Likewise, vice versa, the lower the empathy, the worse the social interaction in adolescents. This study uses the scale of empathy and the scale of social interaction. Data collection is done using a Likert scale. The data analysis technique used in this study is the product moment correlation analysis technique. The results of the analysis show that there is a significant positive relationship between empathy and social interaction seen from the linearity coefficient R xy = 0.869 with p = 0.000 < 0.05. Determinant coefficient value (r 2) 0.755 or equal to 75.5 %. The meaning is that empathy from students contributes 75.5% to the social interaction of Yapim High School students in Medan. From the results of this study, the proposed hypothesis was declared accepted.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;158600001-
dc.subjectempatien_US
dc.subjectinteraksi sosialen_US
dc.subjectempathyen_US
dc.subjectsocial interactionen_US
dc.titleHubungan antara Empati dengan Interaksi Sosial Remaja di SMA Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Medanen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158600001 - Ossy Ivanikha - Fulltext.pdfFulltext2.51 MBAdobe PDFView/Open
158600001 - Ossy Ivanikha - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV429.56 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.