Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/11363
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorMardiana, Siti-
dc.contributor.advisorSaragih, Faoeza Hafiz-
dc.contributor.authorSijabat, Putriana-
dc.date.accessioned2019-12-10T04:43:57Z-
dc.date.available2019-12-10T04:43:57Z-
dc.date.issued2019-10-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/11363-
dc.descriptionPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa pendapatan petani yang menggunakan Varietas Ciherang dan Mekongga di Desa Tebing Tinggi, metode pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Berdasarkan penelitian ini dari 302 populasi petani maka diambil sebanyak 80 sebagai sampel yang terdiri 40 petani yang menggunakan varietas Ciherang dan 40 yang menggunakan varietas Mekongga. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan, analisis rasio penerimaan dan biaya (R/C ratio), dan Uji beda Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan analisis ratarata pendapatan petani yang menggunakan verietas Ciherang adalah sebesar Rp. 25.960.107/Ha. Sedangkan rata-rata pendapatan varietas Mekongga adalah Rp. 25.445.98/Ha. Kelayakan usahatani varietas Ciherang dengan perhitungan R/C Ratio = 3,274 > 1(layak) dan usahatani varietas Mekongga, R/C Ratio = 3,206 > 1(layak). Uji Mann-Whitney didapati hasil signifikansi tidak terdapat perbedaan produksi petani yang menggunakan varietas Ciherang dan Mekongga. Hal ini disebabkan oleh nilai signifikansi (Asymp.Sig. 2-tailed) dengan uji Mann-Whitney U adalah 0,236. Dengan demikian menunjukan bahwa H0 diterima, karena nilai P-value(Sig.2-tailed) yang diperoleh lebih dari α = 0,05.en_US
dc.description.abstractThis study aims to determine how much income of farmers who use Ciherang and Mekongga Varieties in Tebing Tinggi Village, the sampling method uses Simple Random Sampling. Based on this study, from 302 population of farmers, 80 were taken as samples consisting of 40 farmers using Ciherang varieties and 40 using Mekongga varieties. Data analysis methods used are cost and income analysis, analysis of revenue and cost ratios (R / C ratio), and MannWhitney different test. The results showed an average analysis of farmers' income using Ciherang variety was Rp. 25,960,107 / Ha. While the average income of the Mekongga variety is Rp. 25,445.98 / Ha. The feasibility of farming a Ciherang variety by calculating R / C Ratio = 3.274> 1 (feasible) and farming a variety of Mekongga, R / C Ratio = 3.206> 1 (feasible). The Mann-Whitney test found that there were no significant differences in the production of farmers using Ciherang and Mekongga varieties. This is caused by the significance value (Asymp.Sig. 2tailed) with the Mann-Whitney U test is 0.236. Thus it shows that H0 is accepted, because the P-value (Sig.2-tailed) obtained is more than α = 0.05.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;148220024-
dc.subjectseeden_US
dc.subjectrevenueen_US
dc.subjectfarmingen_US
dc.subjectbenihen_US
dc.subjectendapatanen_US
dc.subjectusahatanien_US
dc.titleKajian pendapatan Petani yang Menggunakan Varietas Ciherang dan Mekongga di Desa Tebing Tinggien_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
148220024 - Putriana Sijabat - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, Biblioghraphy1.23 MBAdobe PDFView/Open
148220024 - Putriana Sijabat - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV805.17 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.