Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/12279
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorRafiqi-
dc.contributor.advisorTrisna, Wessy-
dc.contributor.authorSurbakti, Reza Pratama-
dc.date.accessioned2020-10-14T08:16:32Z-
dc.date.available2020-10-14T08:16:32Z-
dc.date.issued2020-02-26-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/12279-
dc.descriptionBerita bohong (hoax) sekarang ini marak tersebar di masyarakat, tersebar melalui media cetak, media online atau media sosial. Masyarakat dengan mudah mempercayai berita bohong dan ikut menyebarluaskan dan menjadi viral. Dalam hal ini kepolisian Polda Sumut harus berperan dalam proses penyidikan pelaku penyebaran, mengingat tingginya kasus penyebaran berita bohong (hoax) di daerah hukum Polda Sumut yang merugikan atau bahkan membuat permusuhan di kalangan masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya yang dilakukan oleh kepolisian Polda Sumut dalam perannya memproses penyidikan pelaku penyebaran berita bohong (hoax) serta faktor penghambat kepolisian Polda Sumut dalam proses penyidikan pelaku penyebaran berita bohong (hoax), sehingga diharapkan dapat mengurangi tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) yang terjadi saat ini. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah Yurudis Empiris yang disebut juga sebagai penelitian lapangan. Lokasi penelitian dilakukan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut. Dengan teknik pengumpulan data dokumen dan wawancara, dan penelitian lapangan (Field Research). Hasil penelitian Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut dalam menangani tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) yaitu dengan menyiapkan anggota khusus tim cyber (cyber patrol) yang bertugas mengawasi akun – akun media sosial yang di duga menyebarkan berita bohong (hoax), menerima setiap laporan yang dilaporkan oleh masyarakat yang nantinya akan dilakukan penyelidikan oleh pihak penyidik. Pihak kepolisian harus lebih ekstra lagi dalam menekan angka kejahatan terhadap Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong (Hoax), sebab dengan adanya pemberitaan ini membuat para pembacanya menjadi salah paham dan bahkan berujung menjadi keributan. Tentunya dalam menangani tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) ini pasti memiliki kendala atau hambatan, faktor yang menjadi penghambat adalah banyaknya akun akun palsu yang sangat sulit untuk dilacak keberandaanya oleh tim cyber, tidak lengkapnya data dari kepemilikan akun dan para pelapor pada umumnya tidak mencantumkan Link yang ada pada akun tersebut sehingga menyulitkan para penyidik dalam mencari keberadaan pelaku. Untuk itu pihak kepolisian harus bisa mengatasi hal tersbut dengan berbagai cara, salah satunya dengan bekerja sama dengan instansi – instasi lainnya untuk membantu dalam menyelidiki tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) tersebut. Agar kedepannya Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong (Hoax) ini dapat berkurang.en_US
dc.description.abstractHoax (hoax) is now rife in the public, spread through print media, online media or social media. People easily believe lies and spread rumors and become viral. In this case the North Sumatra Regional Police must play a role in the investigation process of the perpetrators of the dissemination, given the high number of hoaxes spread in the North Sumatra Regional Police area which is detrimental or even creates hostility among the people. The problem in this research is how the efforts made by the North Sumatra Police in their role in processing the investigation of hoaxes and what are the factors inhibiting the North Sumatra Police in the process of investigating perpetrators of spreading hoax news, so that it is expected to reduce acts criminal hoaxes (hoaxes) that occur at this time. This type of research used in writing this thesis is Normative Juridical also known as field research. The location of the study was conducted at the North Sumatra Regional Police Special Criminal Directorate. With document data collection techniques and interviews, and field research (Field Research). The results of the research of the Directorate of Special Criminal Investigation of North Sumatra Regional Police in handling criminal acts spreading hoax, namely by preparing special members of the cyber team who are in charge of overseeing social media accounts that are suspected of spreading hoaxes, receive every report reported by the public which will later be investigated by the investigator. The police must be even more extra in suppressing the crime rate against the hoax, because this news has caused readers to misunderstand and even lead to commotion. Of course, in handling criminal acts spreading hoax, there must be constraints or obstacles, the inhibiting factor is the number of fake accounts that are very difficult to track their presence by the cyber team, incomplete data from account ownership and reporters in general do not include The link in the account makes it difficult for investigators to find the whereabouts of the perpetrators. For this reason, the police must be able to overcome this matter in various ways, one of which is by cooperating with other agencies to assist in investigating the crime of spreading hoax. So that in the future this Criminal News Dissemination (Hoax) Act can be reduceden_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;15840125-
dc.subjectkepolisianen_US
dc.subjectproses penyidikanen_US
dc.subjecthoax di media sosialen_US
dc.subjectpoliceen_US
dc.subjectinvestigation processen_US
dc.subjecthoax on social mediaen_US
dc.titlePeran Kepolisian Dalam Proses Penyidikan Pelaku Penyebaran Berita Bohong (hoax) di Media Sosial (Studi Kasus Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut)en_US
dc.title.alternativeThe Role of the Police in the Process of Investigating Perpetrators of the Spread of Hoaxes on Social Media (Case Study of the North Sumatra Regional Police's Special Criminal Research Directorate)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158400125 - Reza Pratama Surbakti - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV459.48 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
158400125 - Reza Pratama Surbakti - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I,II,III,Bibliography17.33 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.