Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/13640
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorEdiwarman-
dc.contributor.advisorMarlina-
dc.contributor.authorTohulilase, Theosoffy Pratama-
dc.date.accessioned2021-04-29T03:56:01Z-
dc.date.available2021-04-29T03:56:01Z-
dc.date.issued2018-05-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/13640-
dc.description95 Halamanen_US
dc.description.abstractTindak pidana seperti pembunuhan yang merupakan salah satu jenis tindak pidana terhadap jiwa/tubuh orang lain yang membawa dampak yang sangat luas dan mendalam bahayanya bagi kelangsungan hidup masyarakat yang akibatnya masyarakat akan merasa gelisah, panik dan dapat mengalami keputusasaan akan keselamatan jiwanya. Akhir-akhir ini banyak peristiwa menarik perhatian masyarakat, yaitu semakin banyaknya tindak pidana yang terjadi dengan berbagai sebab yang melatarbelakanginya. Salah satunya adalah tindak pidana pembunuhan. Permasalahan yang akan dibahas dalam tesis ini adalah bagaimana aturan hukum tindak pidana pembunuhan menurut hukum positif Indonesia, bagaimana faktor penyebab terjadinya tindak pidana pembunuhan di wilayah hukum Polres Nias dan bagaimana upaya yang dilakukan oleh Polres Nias untuk penanggulangan tindak pidana pembunuhan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Penelitian hukum normatif adalah jenis penelitian yang lazim dilakukan dalam kegiatan pengembangan ilmu hukum. Metode pendekatan yang digunakan adalah normatif yang secara deduktif. Penulis memulai menganalisis pasal-pasal yang mengatur hal-hal yang menjadi permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis-jenis tindak pidana pembunuhan dikategorikan dalam kejahatan terhadap nyawa (misdririjven tegen het leven) yang berupa penyerangan terhadap orang lain dan dibedakan atau dikelompokkan atas dasar kesalahan dan atas dasar objeknya. Faktor yang menyebabkan seseorang melakukan tindak pidana pembunuhan yaitu faktor eksternal dan internal. Faktor internal meliputi spritual atau kerohanian, dendam, emosi. Faktor eksternal meliputi faktor ekonomi, minuman keras, kebudayaan, tontonan atau bacaan serta faktor keluarga dan lingkungan. Upaya yang dilakukan Polres Nias untuk penanggulangan tindak pidana pembunuhan melalui cara pre-emtif, preventif dan represif. Peran dan fungsi Bhabinkamtibmas sangat penting, Bhabinkamtibmas merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;161803019-
dc.subjectTindak Pidanaen_US
dc.subjectPembunuhanen_US
dc.subjectKriminoligien_US
dc.titleAnalisis Hukum Mengenai Tindak Pidana Pembunuhan Dalam Perspektif Kriminologi (Studi Kasus di Polres Nias)en_US
dc.typeTesis Magisteren_US
Appears in Collections:MT - Master of Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
161803019 - Theosoffy Lase - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography451.98 kBAdobe PDFView/Open
161803019 - Theosoffy Lase - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV141.26 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.