Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/13983
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorMiftahuddin-
dc.contributor.advisorLaili KS, Isnaniah-
dc.contributor.authorMasyitah-
dc.date.accessioned2021-05-20T08:11:55Z-
dc.date.available2021-05-20T08:11:55Z-
dc.date.issued2016-09-
dc.identifier.urihttp://repository.uma.ac.id/handle/123456789/13983-
dc.description56 Hlmen_US
dc.description.abstractTujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah stress kerja dan lingkungan kerja secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Alva Karya Perkasa Medan. Jenis penelitian ini adalah asosiatif yaitu suatu penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT. Alva Karya Perkasa yang berjumlah 120 orang. Pengambilan sampel yang digunakan peneliti ini adalah “sampel jenuh” dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel peneliti adalah 120 karyawan. Untuk memperkecil sampel digunakan rumus slovin, pengambilan sampel yang penulis lakukan pada PT. Alva Karya Perkasa adalah sebanyak 54 orang. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode kuesioner, data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi, untuk menguji pengaruh stress kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil uji statistik pada analisis linier berganda, maka variabel stress kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil menunjukkan bahwa jika variabel stress kerja dan lingkungan kerja ditingkatkan maka variabel kinerja karyawan juga akan meningkat dan untuk uji hipotesis dapat dilihat bahwa t hitung pada variabel Stress kerja sebesar 3,703 lebih besar dari t tabel sebesar 1,674 dengan probabilitas t yakni sig 0,000 lebih kecil dari batasan signifikansi sebesar 0,005. Berdasarkan nilai tersebut maka variabel stress kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan. Dan nilai t hitung lingkungan kerja sebesar 6,003 lebih besar dari t tabel sebesar 1,674 dengan tingkat sig 0,000 lebih kecil dari batasan signifikansi sebesar 0,005, maka variabel lingkungan kerja secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan. Berdasarkan hasil uji F maka diperoleh nilai Fhitung sebesar 51,417 lebih besar dari Ftabel sebesar 3,18 dengan sig 0,000 < 0,05, menunjukan Ho ditolak dan Ha diterima, berarti stress kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja karyawan. nilai Asjusted R Square yang diperoleh sebesar 0,688. Untuk melihat besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dengan cara menghitung koefisien determinasi (KD) = R2 x 100%, sehingga diperoleh KD = 68,8%. Angka tersebut menunjukkan bahwa sebesar 68,8% kinerja karyawan (variabel terikat) dapat dijelaskan oleh stress kerja dan lingkungan kerja. Sisanya sebesar 33,2 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;128320098-
dc.subjectstress karyawanen_US
dc.subjectlingkungan tempat kerjaen_US
dc.subjectkinerja karyawanen_US
dc.titlePengaruh Stress Kerja dan Lingkugan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Alva Karya Perkasa Medanen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
128320098 - Masyitah - Fulltext.pdfFulltext688.14 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.