Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/14133
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorWarijo-
dc.contributor.advisorIsnaini-
dc.contributor.authorIfroh-
dc.date.accessioned2021-05-21T08:20:29Z-
dc.date.available2021-05-21T08:20:29Z-
dc.date.issued2018-05-28-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/14133-
dc.description.abstractUndang-undang Nornor 23 Tahun 2011 dibuat dalam rangka meningkatkan dayaguna dan hasil guna, zakat harus dikelola secara rnelembaga sesuai dengan syariat agama Islam yang bertujuan melakukan pengelolaan zakat. Pengelolaan yang dimaksud meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengordinasian dalarn pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. Namun dalam irnplementasinya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 mengalami banyak kontroversi karena dianggap mempersulit masyarakat dalam mengumpulkan zakat dan menyalurkan kembali kepada masyarakat. Dari latar belakang masalah yang ada maka penulis merumuskan masalah dalam penelitian ini bagaimana Implementasi Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat di Kabupaten Labuhanbatu. Dari masalah yang telah dirumuskan di atas, maka tujuan dilaksanakannnya penelitian ini adalah mengetahui implementasi Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat di Kabupaten Labuhanbatu dan hambatan dalam pelaksanaannya. Secara umum implementasi kebijakan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat pada Kantor Baznas Labuhan Batu sudah berjalan dengan baik namun belum maksimal dilaksanakan. Law Number 23 Year 2011 is made in order to improve the efficiency and effectiveness, zakat must be managed in accordance with the Islamic Shari'a law which aims to manage zakat. Management referred to include the activities of planning, implementation and coordination in the collection, distribution and utilization zakat.Namun in the implementation of Law No. 23 of 2011 has a lot of controversy because it is considered difficult people in collecting zakat and channeling back to the community. From the background of the existing problems then the authors formulate the problem in this research how Implementation of Law no. 23 Year 2011 About the Management of Zakat in Labuhanbatu Regency. From the problems that have been formulated above, the purpose of this research is to know the implementation of Law no. 23 Year 2011 on the Management of Zakat in Labuhanbatu Regency and obstacles in its implementation. In general, the implementation of the policy of Law no. 23 Year 2011 About the management of Zakat at Baznas Labuhan Batu Office has been running well but not yet implemented.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;161801124-
dc.subjectImplementasi undang undangen_US
dc.subjectZakaten_US
dc.subjectImplementation of lawen_US
dc.titleImplementasi Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat di Kabupaten Labuhanbatuen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:MT - Master of Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
161801124 - Ifroh - Fulltext.pdfCover , Abstract , Chapter I , II , III , Bibliography7.64 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.