Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/20176
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorBahri, Zulkifli-
dc.contributor.advisorSatria, Habib-
dc.contributor.authorFiqri, Muhammad-
dc.date.accessioned2023-07-04T11:23:13Z-
dc.date.available2023-07-04T11:23:13Z-
dc.date.issued2023-02-06-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/20176-
dc.description87 Halamanen_US
dc.description.abstractPada jaringan distribusi tenaga listrik sering terjadi gangguan hubung singkat yang menyebabkan arus lebih sehingga menggangu proses penyaluran energi listrik dan dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan listrik yang berada pada jaringan distribusi apabila tidak diatasi dengan cepat. Oleh karena itu dibutuhkan sistem proteksi yang dapat mengisolir gangguan yang terjadi, dan juga perlu adanya koordinasi pada sistem proteksi agar gangguan yang lebih selektif dalam mengisolir gangguan arus lebih tersebut. Pada PT.PLN Gis Listrik menggunakan relay arus lebih sebagai proteksi saat adanya gangguan arus lebih pada feeder, relay tersebut di koordinasi pada sisi incoming dan outgoing agar dapat selektif dalam mengisolir gangguan hubung singkat yang terjadi. Pada Gis Listrik waktu tunda relay sisi incoming selama 0,25 detik dan sisi outgoing selama 0,14 detik. Dari tunda waktu yang terjadi pada sisi incoming dan outgoing setelah dilakukan analisis dan perhitungan manual serta simulasi menggunakan Etap 16.0.0 memiliki selisih waktu yang tidak jauh berbeda yaitu pada sisi incoming selama 0,62 detik dan outgoing 0,29 detik. Pada kondisi tersebut tunda waktu yang di dapat pada perhitungan manual dikategorikan normal. In the power distribution network, short circuit disturbances often occur which cause overcurrents that interfere with the process of distributing electrical energy and can cause damage to electrical equipment in the distribution network if not resolved quickly. Therefore, a protection system is needed that can isolate the disturbance that occurs, and also needs coordination on the protection system so that the disturbance is more selective in isolating the overcurrent disturbance. At PT PLN Gis Listrik uses an overcurrent relay as protection when there is an overcurrent fault on the feeder, the relay is coordinated on the incoming and outgoing sides so that it can be selective in isolating the short circuit fault that occurs. In Gis Listrik, the delay time of the incoming side relay is 0.25 seconds and the outgoing side is 0.14 seconds. From the time delay that occurs on the incoming and outgoing sides after analysis and manual calculation and simulation using Etap 16.0.0 has a time difference that is not much different, namely on the incoming side for 0.62 seconds and outgoing 0.29 seconds. In these conditions, the time delay obtained in manual calculations is categorized as normal.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;178120036-
dc.subjectShort circuit fault currenten_US
dc.subjectOcr Coordinationen_US
dc.subjectEtap 16.0.0en_US
dc.subjectArus gangguan hubung singkaten_US
dc.subjectKoordinasi OCRen_US
dc.titleAnalisa Koordinasi Relay Arus Lebih Pada Feerder Bay Trafo Daya 2 Di Pt.Pln Gis Listrik Menggunakan Etap 16.0.0en_US
dc.title.alternativeAnalysis of Overcurrent Relay Coordination in Feeder Bay Power Transformer 2 at Pt.Pln Gis Listrik Using Etap 16.0.0en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Electrical Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
178120036 - Muhammad Fiqri - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.61 MBAdobe PDFView/Open
178120036 - Muhammad Fiqri - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV611.12 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.