Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/20247
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorHermanto, Bambang-
dc.contributor.advisorAziz, Rizal-
dc.contributor.authorPermana, Indra-
dc.date.accessioned2023-07-10T03:46:21Z-
dc.date.available2023-07-10T03:46:21Z-
dc.date.issued2023-06-15-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/20247-
dc.description117 Halamanen_US
dc.description.abstractUbi kayu merupakan salah satu komoditi pangan yang cocok dikembangkan untuk menghasilkan keuntungan, dan kesejahteraan rumah tangga di Desa Kampung Dalam Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batu. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani ubi kayu, menganalisis pendapatan petani ubi kayu, dan menganalisis tingkat kesejahteraan petani ubi kayu di Desa Kampung Dalam. Medote pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling, sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan rumus slovin berjumlah 34 petani ubi kayu. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan regresi linier berganda, uji t (parisal), uji F (simultan), dan koefisien determinasi (R2), selanjutnya akan dihitung besar pendapatan petani ubi kayu dengan menggunakan rumus 𝜋 = TR-TC, dan selanjutnya untuk menganalisis tingkat kesejahteraan petani dengan menggunakan rumus RS = SKT – SKR dibagi dengan JK1. Adapun hasil penelitian dalam penelitian ini adalah menunjukaan bahwa H1 diterima atau H0 ditolak, yaitu modal usaha (X1), pengalaman usaha (X2), harga jual (X3) dan luas lahan (X4) secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani ubi kayu (Y), hasil uji t yaitu modal usaha (X1), pengalaman usaha (X2), harga jual (X3) dan luas lahan (X4) secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani ubi kayu (Y). Pendapatan usahatani ubi kayu dengan total penerimaan adalah Rp 1.337.175.000 dengan rata – rata Rp 40.641.667 total biaya adalah Rp 552.525.000 dengan rata – rata Rp 16.265.976 dan total pendapatan adalah Rp 824.650.000 dengan rata – rata Rp 24.339.393. Tingkat Kesejahteraan rumah tangga petani dari hasil survei dengan menggunakan kuesioner menurut 7 variabel indikator kesejahteraan dengan jumlah responden 31 orang, maka diperoleh 32 orang petani yang sejahtera dengan persentase 93% dan 3 orang petani yang belum sejahtera dengan persentase 7%. Cassava is one of the suitable food commodities to be developed to generate profit and household welfare in Kampung Dalam Village, Bilah Hulu District, Labuhan Batu Regency. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the perceptions of cassava farmers, analyze the perceptions of cassava farmers, and analyze the level of welfare of cassava farmers in Kampung Dalam Village. The sampling method in this study used purposive sampling, the sample in this study using the slovin formula totaling 34 cassava farmers. The data collection technique is by using primary data and secondary data. The data analysis method used in this study uses multiple linear regression, t test (parisal), F test (simultaneous), and the coefficient of determination (R2), then the income of cassava farmers will be calculated using the formula π = TR-TC, and then to analyze the welfare level of farmers using the formula RS = SKT – SKR divided by JK1. The results of the research in this study indicate that H1 is accepted or H0 is rejected, namely business capital (X1), business experience (X2), selling price (X3) and land area (X4) simultaneously have a significant effect on cassava farming income (Y ), the results of the t test, namely business capital (X1), business experience (X2), selling price (X3) and land area (X4) simultaneously have a significant effect on cassava business income (Y). The cassava business income with a total revenue of IDR 1,337,175,000 with an average of IDR 40,641,667, the total cost is IDR 552,525,000 with an average of IDR 16,265,976 and a total income of IDR 824,650,000 with an average of IDR 24,339. 393. Welfare level of farmer households from the results of a survey using a questionnaire according to 7 welfare indicator variables with a total of 31 respondents, 32 prosperous farmers were obtained with a proportion of 93% and 3 farmers who were not yet prosperous with a proportion of 7%.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;178220029-
dc.subjectanalisis pendapatanen_US
dc.subjectkesejahteraan petanien_US
dc.subjectanalisis regresi linier bergandaen_US
dc.subjectincome analysisen_US
dc.subjectfarmers welfareen_US
dc.subjectmultiple linear regression analysisen_US
dc.titleAnalisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Usaha Tani Ubi Kayu terhadap Rumah Tangga di Desa Kampung dalam Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batuen_US
dc.title.alternativeAnalysis of Income and Level of Welfare of Cassava Farming for Households in Kampung Village in Bilah Hulu District, Labuhan Batu Regencyen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
178220029 - Indra Permana - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, IV, VI, Bibliography1.38 MBAdobe PDFView/Open
178220029 - Indra Permana - Chapter V.pdf
  Restricted Access
Chapter V530.13 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.