Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21322
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorBatubara, Beby Masitho-
dc.contributor.advisorDeliana, Marlina-
dc.contributor.authorLuahambowo, Yanuarwan Ahad-
dc.date.accessioned2023-10-02T08:42:06Z-
dc.date.available2023-10-02T08:42:06Z-
dc.date.issued2023-09-07-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21322-
dc.description73 Halamanen_US
dc.description.abstractEfektifitas juga berhubungan dengan derajat keberhasilan suatu operasi pada sektor publik sehingga suatu kegiatan dikatakan efektif jika kegiatan tersebut mempunyai pengaruh besar terhadap kemampuan menyediakan pelayanan masyarakat yang merupakan sasaran yang telah ditentukan. Saat ini masih ditemui masyarakat yang seharusnya mendapatkan pelayanan administrasi lama seperti untuk mendapatkan keterangan, dan surat lainnya masih membutuhkan waktu terlalu lama sehingga masyarakat merasa kecewa atas pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas dan faktor pemghambat kinerja aparatur desa dalam memberikan pelayananan publik. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari menurut Parasuraman, Zeithami dan Berry yang memiliki 5 indikator yaitu Kehandalan, Jaminan, Empati, Daya Tanggap, Bukti Fisik. Metode penelitian yang digunakan peneliti yaitu penelitian kualitatif dengan tujuan menggambarkan secara sistematis tentang fokus penelitian. Data diperoleh dengan melakukan proses wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas belum cukup baik ditinjau kehandalan, Jaminan, dan Empati sudah cukup baik di desa Hiliorudua mulai dari jangka waktu pelayanan, standar kerja yang sesuai dengan aturan serta kemampuan petugas pelayanan dalam memberikan informasi. Sedangkan Daya Tanggap masih kurang atau belum cukup tanggap. Bukti Fisik belum memadai. Faktor penghambatan dalam memberikan pelayanan publik ialah kurangnya sarana dan prasarana dalam desa. Hal ini menyebabkan lambatnya para aparatur desa dalam melayani keluhan masyarakat. In order to approach this problem a theoretical reference is used according to Parasuraman, Zeithami and Berry which has 5 indicators namely Reliability, Assurance, Empathy, Responsiveness, Physical Evidence. The research method used by researchers is qualitative research with the aim of systematically describing the research focus. Data obtained by conducting the interview process. The results showed that effectiveness was not good enough in terms of reliability, assurance, and empathy in Hiliorudua village starting from the service period, working standards according to the rules and the ability of service workers to provide information.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;198520160-
dc.subjectefektivitasen_US
dc.subjectaparatur desaen_US
dc.subjectpelayanan publiken_US
dc.subjecteffectivenessen_US
dc.subjectvillage apparatusen_US
dc.subjectpublic serviceen_US
dc.titleEfektivitas Kinerja Aparatur Desa Dalam Memberikan Pelayanan Publik Di Desa Hiliorudua Tebolo Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatanen_US
dc.title.alternativeEffectiveness of Village Apparatus Performance in Providing Public Services in Hiliorudua Tebolo Village, Hibala District, South Nias Regencyen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198520160 - Yanuarwan Ahad Luahambowo - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.31 MBAdobe PDFView/Open
198520160 - Yanuarwan Ahad Luahambowo - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV501.88 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.