Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21759
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorMuda, Indra-
dc.contributor.authorPasaribu, Winda Veronika-
dc.date.accessioned2023-11-01T04:37:58Z-
dc.date.available2023-11-01T04:37:58Z-
dc.date.issued2023-09-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21759-
dc.description79 Halamanen_US
dc.description.abstractEvaluasi merupakan proses penilaian pelaksanaan hasil yang dicapai. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengadaan tanah bagi kepentingan umum di Kelurahan Tegal Sari Mandala III berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012, apa faktor penghambat pada proses pengadaan tanah terkait permasalahan di Kelurahan Tegal Sari Mandala III. Metode penelitian ini kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Dengan informan-informan terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan proses pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum masih terjalani lima indikator evaluasi seperti efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan dari indikator ketepatan pelaksanaannya belum berjalan dengan optimal. Faktor Penghambat pada proses pengadaan tanah yaitu sikap masyarakat masih kurang peduli melengkapi berkas-berkas. Sehingga, menghambat proses pembangunan jalan inspeksi parit sulang saling yang sampai saat ini belum diketahui kapan waktu terealisasi. Evaluasi merupakan proses penilaian pelaksanaan hasil yang dicapai. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengadaan tanah bagi kepentingan umum di Kelurahan Tegal Sari Mandala III berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012, apa faktor penghambat pada proses pengadaan tanah terkait permasalahan di Kelurahan Tegal Sari Mandala III. Metode penelitian ini kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Dengan informan-informan terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan proses pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum masih terjalani lima indikator evaluasi seperti efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan dari indikator ketepatan pelaksanaannya belum berjalan dengan optimal. Faktor Penghambat pada proses pengadaan tanah yaitu sikap masyarakat masih kurang peduli melengkapi berkas-berkas. Sehingga, menghambat proses pembangunan jalan inspeksi parit sulang saling yang sampai saat ini belum diketahui kapan waktu terealisasi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;198520166-
dc.subjectevaluasien_US
dc.subjectpengadaan tanahen_US
dc.subjectkepentingan umumen_US
dc.subjectevaluationen_US
dc.subjectland acquisitionen_US
dc.subjectpublic interesen_US
dc.titleEvaluasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum (Penelitian di KelurahanTegal Sari Mandala III)en_US
dc.title.alternativeEvaluation of Law Number 2 of 2012 concerning Land Acquisition for Development in the Public Interest (Research in Tegal Sari Mandala III Subdistrict)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198520166 - Winda Veronika Pasaribu Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography2.65 MBAdobe PDFView/Open
198520166 - Winda Veronika Pasaribu Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV532.35 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.