Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22087
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorMuda, Indra-
dc.contributor.advisorBatubara, Beby Masitho-
dc.contributor.authorTogatorop, Jonathan-
dc.date.accessioned2023-11-24T09:49:47Z-
dc.date.available2023-11-24T09:49:47Z-
dc.date.issued2023-09-20-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22087-
dc.description63 Halamanen_US
dc.description.abstractBadan Kesatuan Bangsa dan Politk (Kesbangpol) memiliki peran fasilitator bagi kelembagaan masih kurangnya peranan Kesbangpol dalam pembinaan Partai Politik di Kabupaten Asahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kesbangpol Asahan dan faktor penghambat peran Kesbangpol dalam pembinaan Parpol. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi .Hasil penelitian ini menggunakan teori Horopoetrimenunjukkan peranan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam pembinaan partai politik (Studi pada: Partai PKPI) dapat dibuktikan sebagai berikut: Peran sebagai suatu kebijakan sudah baikterutama dalam partai PKPI salah satunya kebijakan mengenai pendidikan politik, Kesbangpol dalam suatu kebijakan sudah dikatakan baik dengan adanya kebijakan mengenai pendidikan politik yang sudah dilaksanakan oleh setiap Parpol terutama pada Parpol PKPI. Peran sebagai strategi sudah baik karena Kesbangpol sudah melakukan pembinaan seperti pendidikan politik. Peran sebagai alat komunikasi sudah baik sudah terlaksananya tujuan dan informasi yang sudah tersampaikan kepada setiap partai poltik. Peran sebagai alat penyelesaian sengketa cukup baik di mana jika partai politik boleh meminta masukan atau saran dari Kesbangpol. Faktor penghambat yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Kesbangpol khususnya pada bidang politik dalam negeri. The National Unity and Politics Agency (Kesbangpol) had a facilitator role for institutions. This research aims to determine the role and the inhibiting factors of Kesbangpol's in fostering political parties. This research used a qualitative descriptive research with data collection techniques, included interviews, observation and documentation. The results of the research used Horopoetri theory show that the role of National Unity and Politics Agency in fostering political parties can be proven as follows: The role as a policy, as a strategy, as a communication tool, as a dispute resolution tool, the factor was the lack of Human Resources in Kesbangpol.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;188520182-
dc.subjectPolitical Partyen_US
dc.subjectRoleen_US
dc.subjectDevelopmenten_US
dc.subjectPartai Politiken_US
dc.subjectPembinaanen_US
dc.titlePeranan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Dalam Pembinaan Partai Politik (Studi pada: Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Kabupaten Asahan)en_US
dc.title.alternativeThe Role of National Unity and Political Bodies in the Development of Political Parties (Study on: Indonesian Justice and Unity Party (PKPI) in Asahan Regency)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
188520182 - Jonathan Togatorop - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV681.61 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
188520182 - Jonathan Togatorop - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.27 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.