Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22513
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSyarif, Yance-
dc.contributor.advisorHarahap, Usman-
dc.contributor.authorHarahap, Halid Zulkarnain-
dc.date.accessioned2024-01-03T02:47:25Z-
dc.date.available2024-01-03T02:47:25Z-
dc.date.issued2013-05-15-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22513-
dc.description88 Halamanen_US
dc.description.abstractKarena tegangan terminal generator ac akan berubah dengan berubahnya beban, maka diperlukan suatu usaha untuk menjaga agar tegangannya konstan. Cara yang biasa dilakukan untuk menjaga agar tegangannya konstan meskipun bebannya berubahubah ad al ah dengan menggunakan alat bantu yang disebut pengatur tegangan (voltage regulator). Pengatur tegangan menjaga agar tegangan tetap konstan dengan mengendalikan besamya eksitasi medan de yang dicatukan pada generator. Bila tegangan generator turun karena penambahan beban, pengatur tegangan secara otomatis menaikkan pembangkitan medan sehingga tegangan kembali normal. Demikian juga jika tegangan terminal naik karena pengurangan beban, pengatur tegangan mengembalikan tegangan ke nilai normal dengan mengurangi eksitasi medan. Pengaturan tegangan generator didefinisikan sebagai perubahan tegangan dari beban nol ke beban penuh dengan menjaga eksitasi tetap dan putaran tetap. Perbandingan metode - metode regulasi tegangan dilakukan untuk mencari sistem yang sesuai untuk menjaga tegangan tetap konstan dan optimal. Sistem yang digunakan adalah membandingkan metode pembebanan langsung dengan beberapa metode pembebanan tak langsung (ASA, Harison, Swedia dan Analitikal / Graphikal ). Because the ac generator terminal voltage will change with the load, it would require an effort to keep the voltage constant. The usual way to keep the voltage constant despite changing the load is to use a tool called a voltage regulator (voltage regulator). Voltage regulator. to keep the voltage constant by controlling the magnitude of the de field excitation supplied on the generator. When the voltage drops due to the additional load generators, automatic voltage regulator to rise the generation of field so that the voltage returns to normal. Likewise, if the terminal voltages rise due to the reduction of the load, the voltage regulator voltage returns to normal values by reducing the field excitation. Generator voltage regulation is defined as the change in voltage from zero loads to full load by keeping the fixed excitation and fixed rotation. The comparison of methods voltage regulation is performed to find the appropriate systems to keep the voltage constant and optimal. The system used is the direct loading method comparing with some indirect loading method (ASA, Harison, Sweden and Analytical / Graphikal).en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;078120032-
dc.subjectmetode regulasi teganganen_US
dc.subjectgenerator unit 2 sgpen_US
dc.subjectkapasitas 71.5 mwen_US
dc.subjectvoltage regulation methodsen_US
dc.subjectgenerator unit 2 sgpen_US
dc.subjectcapacity 71.5 mwen_US
dc.titlePerbandingan Metode Regulasi Tegangan pada Generator Unit 2 Sgp Kapasitas 71.5 Mw "Studi Kasus pada PLTA Asahan, PT.Inalum"en_US
dc.title.alternativeComparison of Voltage Regulation Methods on Generator Unit 2 Sgp Capacity 71.5 Mw "Case Study on PLTA Asahan, PT.Inalum"en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Electrical Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
078120032 - Halid Zulkarnain Harahap - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography5.07 MBAdobe PDFView/Open
078120032 - Halid Zulkarnain Harahap - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV765.39 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.