Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22707
Title: Analisis Rantai Pasok Biji Kopi Arabika (Coffea arabica) dari Kecamatan Dolok Sanggul ke Kota Medan
Other Titles: Supply Chain Analysis of Arabica Coffee Beans (Coffea arabica) from Dolok Sanggul District to Medan City
Authors: Siahaan, Zulfirman
metadata.dc.contributor.advisor: Lubis, Mitra Musika
Keywords: rantai pasok;aliran produk;aliran keuangan;aliran informasi;efisiensi pemasaran;kopi arabika;dolok sanggul;supply chain;product flow;financial flow;information flow;marketing efficiency;arabica coffee
Issue Date: Nov-2023
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;188220173
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis rantai pasok biji kopi Arabika dari Kecamatan Dolok Sanggul ke Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan Teknik snowball sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 63 responden dengan spesifikasi sampel petani kopi berjumlah 38, pengepul desa berjumlah 5, pengepul kecamatan berjumlah 5, pedagang pengecer berjumlah 5, pedagang kafe berjumlah 5, dan konsumen akhir berjumlah 5. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner terbuka dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif untuk menganalisis rantai pasok biji kopi Arabika dan deskriptif kuantitatif untuk menganalisis efisiensi pemasaran rantai pasok biji kopi Arabika menggunakan tiga indikator yaitu analisis margin pemasaran, analisis farmer’s share, dan analisis rasio keuntungan dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan (1) Rantai pasok biji kopi arabika di Kecamatan Dolok Sanggul ke Kota Medan terdiri dari dua saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran biji kopi Arabika murni (green bean) dan saluran pemasaran biji/bubuk kopi Arabika (roasted bean). (2) Aliran produk biji kopi Arabika mengalir dari petani dan berakhir pada konsumen kafe, aliran keuangan mengalir dari konsumen kafe hingga sampai pada petani, sedangkan aliran informasi mengalir dua arah, yaitu informasi yang berasal dari petani hingga berakhir pada konsumen kafe dan informasi yang berasal dari konsumen kafe hingga berakhir pada petani. (3) Efisiensi pemasaran menunjukkan saluran pemasaran biji/bubuk kopi Arabika (roasted bean) dari Kecamatan Dolok Sanggul ke Kota Medan menjadi saluran pemasaran paling efisien. This study aims to analyze the supply chain of Arabica coffee beans from Dolok Sanggul District to Medan City. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. The sampling method used purposive sampling with snowball sampling technique. The sample in this study amounted to 63 respondents with the sample specifications of coffee farmers totaling 38, village collectors totaling 5, sub-district collectors totaling 5, retail traders totaling 5, cafe traders totaling 5, and final consumers totaling 5. Data collection techniques used open questionnaires and documentation. Data analysis techniques used descriptive qualitative to analyze the Arabica coffee bean supply chain and quantitative descriptive to analyze the marketing efficiency of the Arabica coffee bean supply chain using three indicators, namely marketing margin analysis, farmer's share analysis, and profit and cost ratio analysis.The results showed (1) The supply chain for Arabica coffee beans from Dolok Sanggul District to Medan City consisted of two marketing channels. namely the marketing channel for pure Arabica coffee beans (green beans) and the marketing channel for Arabica coffee beans/powder (roasted beans). (2) The flow of Arabica coffee bean products flows from farmers and ends with cafe consumers, financial flows flow from cafe consumers to farmers, while the flow of information flows in two directions, namely information originating from farmers and ending with cafe consumers and information originating from from cafe consumers to end farmers. (3) Marketing efficiency shows the marketing channel for Arabica coffee beans/powder (roasted bean) from Dolok Sanggul District to Medan City is the most efficient marketing channel.
Description: 100 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22707
Appears in Collections:SP - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
188220173 - Zulfirman Siahaan Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography2.81 MBAdobe PDFView/Open
188220173 - Zulfirman Siahaan Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV844.83 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.