Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22742
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorHasibuan, Syahbudin-
dc.contributor.advisorAbdina, Muhammad Fadly-
dc.contributor.authorPakpahan, Tarmiji-
dc.date.accessioned2024-01-19T03:54:25Z-
dc.date.available2024-01-19T03:54:25Z-
dc.date.issued2023-09-27-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22742-
dc.description102 Halamanen_US
dc.description.abstractPadi adalah komoditas yang penting karena sebagai makanan pokok dan sumber pendapatan bagi penduduk Indonesia. Upaya peningkatan produksi padi terus dilakukan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisi berapa luas lahan minimum untuk memenuhi kebutuhan keluarga. (2) Menganalisis tingkat pendapatan petani padi. (3) Bagaimana tingkat kesejahteraan petani padi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif sedangkan metode yang digunakan adalah metode survei. Pada penelitian ini agar mendapat hasil yang akurat maka 42 responden petani digolongkan menjadi tiga strata yaitu 0-<0.5 Ha, 0.5-<1 Ha, dan >1 Ha . Hasil produksi gabah kering panen petani di Desa Pematang Johar yaitu dengan rata-rata 7 Ton/Ha. Petani yang mengelola padi sawah kurang dari 1 Ha, dari hasil penelitian ini petani tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga pateni tersebut. Dan hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa untuk memenuhi kebutuhan keluarga petani padi, maka petani harus menggunakan lahan pertanian minimal 1 Ha agar dapat memenuhi kesejahteraan petani padi tersebut. Rice is an important commodity because it is a staple food and source of income for the Indonesian population. The government continues to make efforts to increase rice production to maintain food availability and increase farmers' income. This research aims to (1) Analyze the minimum land area to meet family needs. (2) Analyzing the income level of rice farmers. (3) What is the level of welfare of rice farmers. This type of research is quantitative research while the method used is a survey method. In this research, in order to get accurate results, the 42 farmer respondents were classified into three strata, namely 0. The yield of dry grain harvested by farmers in Pematang Johar Village was 7 tons/ha. This research shows that to meet the needs of rice farming families, farmers must use a minimum of 1 Ha of agricultural land.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;178220028-
dc.subjectLand Areaen_US
dc.subjectrice farming family needsen_US
dc.subjectLuas Lahanen_US
dc.subjectKebutuhan Keluarga Petani Padi Sawahen_US
dc.titleAnalisis Luas Lahan Minimum Untuk Peningkatan Kesejahteraan Petani Padi Sawah, Di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdangen_US
dc.title.alternativeAnalysis of Minimum Land Area to Improve the Welfare of Rice Farmers, in Pematang Johar Village, Labuhan Deli District, Deli Serdang Regencyen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
178220028 - Tarmiji Pakpahan - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV431.08 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
178220028 - Tarmiji Pakpahan - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography2.33 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.