Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/23052
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSuswati-
dc.contributor.advisorHarahap, Gustami-
dc.contributor.authorSilalahi, Lukas Guntar-
dc.date.accessioned2024-02-13T07:43:20Z-
dc.date.available2024-02-13T07:43:20Z-
dc.date.issued2023-10-10-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/23052-
dc.description87 Halamanen_US
dc.description.abstractSektor pertanian merupakan salah satu sektor utama pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat, maka kebutuhan akan pangan juga meningkat. Tanaman pangan yang dikembangkan menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomis. Petani memiliki peranan penting dalam perkembangan suatu bangsa, Salah satunya yaitu memenuhi kebutuhan hidup suatu bangsa yakni penyedia pangan. Keberhasilan petani dalam produksinya dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mendukung petani akan dapat memproduksi hasil pertanian dengan baik jika berbagai kebutuhannya dapat dipenuhi. Sehingga produksi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dapat tercukupi.. Salah satu komoditas tanaman pangan di Indonesia adalah padi yang hasil produksinya masih menjadi bahan makanan pokok. Padi merupakan sumber pangan utama penduduk Indonesia, yang sebagian besar dibudidayakan sebagai padi sawah. Kegiatan dalam bercocok tanam padi secara umum meliputi pembibitan, persiapan lahan, pemindahan bibit atau tanam, pemupukan, pemeliharaan (pengairan, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit) dan panen. Besarnya kebutuhan masyarakat akan beras membuat tanaman padi sebagai penghasil beras menjadi komoditas yang terus diusahakan dan dikembangkan guna mencukupi kebutuhan pangan. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produksi beras dalam negeri menuju swasembada beras. Upaya tersebut antara lain melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Lokasi penelitian berada di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Desa ini adalah salah satu desa yang letaknya berada dipesisir pantai timur Sumatera beriklim sedang dengan permukaan tanah datar yang berada pada ketinggian 5 – 20 M diatas permukaan laut., curah hujan 200mm/tahun. Luas desa 4.114,655 Ha terdiri dari 13 dusun. Desa ini berada 20 km dari Kota Medan dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah sampling jenuh atau sensus. Pengertian dari sampling jenuh atau sensus menurut Sugiyono (2008:122) adalah “Sampling jenuh atau sensus adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel” Dalam penelitian ini karena jumlah populasinya sedikit (terbatas) sehingga tidak memungkinkan untuk menggunakan sampel, sehingga peneliti mengambil jumlah sampel sama dengan jumlah populasi atau disebut dengan sensus yaitu jumlah petani padi organik sebanyak 30,. Analisis yang digunakan iyalah Analisis Produksi Cobb-Douglas, Fungsi produksi Cobb-Douglass merupakan fungsi atau persamaan dengan dua atau lebih variabel (independent dan dependent). The agricultural sector is one of the main development sectors carried out by the government. As the population grows rapidly, the need for food also increases. Food crops are developed into commodities that have economic value. Farmers have an important role in the development of a nation, one of which is to meet the needs of a nation's life, namely food providers. The success of farmers in their production is influenced by various factors that support farmers to be able to produce agricultural products properly if their various needs can be met. So that production to meet domestic needs can be fulfilled. One of the food crop commodities in Indonesia is rice, whose production results are still a staple food. Rice is the main food source for the Indonesian population, most of which are cultivated as lowland rice. Activities in rice farming in general include seeding, land preparation, transfer of seeds or planting, fertilizing, maintenance (watering, weeding, pest and disease control) and harvesting. The magnitude of the community's need for rice has made rice plants as a producer of rice a commodity that continues to be cultivated and developed to meet food needs. Various efforts have been made by the government to increase domestic rice production towards self-sufficiency in rice. These efforts include agricultural intensification and extensification programs. The research location is in Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. This village is one of the villages located on the east coast of Sumatra with a temperate climate with a flat land surface at an altitude of 5 – 20 M above sea level. Rainfall is 200mm/year. The area of the village is 4,114.655 Ha consisting of 13 hamlets. This village is 20 km from Medan City and can be reached by two-wheeled or four-wheeled vehicles. The method used in this sampling is saturated sampling or census. The definition of saturated sampling or census according to Sugiyono (2008: 122) is "saturated sampling or census is a sampling technique when all members of the population are used as samples" taking the number of samples equal to the total population or called a census, namely the number of organic rice farmers as many as 30,. The analysis used is Cobb- Douglas Production Analysis. The Cobb-Douglas production function is a function or equation with two or more variables (independent and dependent).en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;188220054-
dc.subjectdeli serdangen_US
dc.subjectdesa tanjung rejoen_US
dc.subjectpadi sawahen_US
dc.subjectpendapatanen_US
dc.subjectpaddy fieldsen_US
dc.subjectrevenueen_US
dc.subjecttanjung rejoen_US
dc.subjectvillageen_US
dc.titleAnalisis Pendapatan Usaha Tani Padi (Oryza Sativa) Sawah Irigasi (Studi Kasus: Kelompok Tani Sri Asih Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang)en_US
dc.title.alternativeAnalysis of Rice (Oryza Sativa) Farming Business Income from Irrigated Rice Fields (Case Study: Sri Asih Farmers Group, Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
188220054 - Lukas Guntar Silalahi - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.64 MBAdobe PDFView/Open
188220054 - Lukas Guntar Silalahi - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV256.04 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.