Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/26740
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorPuspita, Riana-
dc.contributor.authorShellfany-
dc.date.accessioned2025-02-21T07:54:47Z-
dc.date.available2025-02-21T07:54:47Z-
dc.date.issued2024-02-29-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/26740-
dc.description108 Halamanen_US
dc.description.abstractDari hasil pembahasan pada bab-bab sebelumnya, dapat diambil kesimpulan antara lain: 1. Ada beberapa risiko yang terjadi di aliran rantai pasok pabrik teh Bah Butong, yaitu: resiko yang tergolong kepada risiko tinggi, sedang, dan rendah. 2. Penyebab risiko yang tergolong kepada risiko tinggi yang menganggu aliran rantai pasok adalah: a. Perawatan mesin yang tidak tepat b. Pekerja tidak memperhatikan kualitas daun basah c. Operator bekerja tidak berdasarkan SOP 3. Berdasarkan diagram pareto, ada 18 penyebab risiko yang harus menjadi perhatikan, yaitu: a. Perawatan mesin yang tidak tepat b. Pekerja tidak memperhatikan kualitas daun basah teh c. Operator bekerja tidak berdasarkan SOP d. Adanya permintaan mendadak dari konsumen dan tidak adanya peramalan e. Target tidak terpenuhi, kesalahan dalam penyampian informasi f. Tidak adanya peramalan permintaan g. Perawatan truk (alat angkut) tidak diperhatikan h. Tidak mempertimbangkan waktu setup i. Tingkat kualitas daun basah berbeda-beda j. Kesalahan dalam proses produksi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;218150002-
dc.subjectpabrik tehen_US
dc.subjectrantai pasokanen_US
dc.titleLKP Shellfany 218150002 di PT. Perkebunan Nusantara IV Unit Usaha Bah Butong Sidamaniken_US
dc.typeWorking Paperen_US
Appears in Collections:Laporan Kerja Praktik (LKP)

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
LKP - Shellfany - 218150002 - Fulltext.pdfFulltext3.34 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.