Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/26791
Title: Eksplorasi Bakteri Endofit Asal Putri Malu (Mimosa pudica) sebagai Agen Biokontrol Alternaria porri pada Bawang Merah (Allium cepa)
Other Titles: Exploration of Endophytic Bacteria from Mimosa pudica as Biocontrol Agent of Alternaria porri on Shallots (Allium cepa)
Authors: Dasopang, Rizki Gustiani
metadata.dc.contributor.advisor: Sihotang, Saipul
Keywords: Bakteri Endofit;Bawang Merah (allium cepa)
Issue Date: Jun-2024
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;198210111
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui genus bakteri endofit asal putri malu, dan untuk mengetahui kemampuanya sebagai agen biocontrol Alterneria porri pada tanaman bawang merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 3 ulangan perlakuan yang diuji terdiri dari : P0 = Kontrol negative,P1 = Kontrol Positif, P2 = Penggunaan Bakteri Endofit Isolat 01, P3 = Penggunaan Bakteri Endofit Isolat 02, P4 = Penggunaan Bakteri Endofit Isolat 03, P5 = Penggunaan Bakteri Endofit Isolat 04. Sampel yg digunakan apa Hasil dari isolasi bakteri endofit dari tanaman putri malu diperoleh 6 isolat bakteri endofit dominan dari tanaman putri malu yang terdapat pada kode BEDPM 01, BEDPM 02,BEBPM 01, BEBPM 02, BEAPM 01, BEAPM 02. Karakterisasi morfologi melibatkan pengamatan bentuk, margin,elevasi, dan warna koloni bakteri endofit Karakterisasi morfologi dan pewarnaan gram bakteri endofit Hasil morfologi dan pewarnaan gram menunjukkan bahwa empat isolate (BEDPM 01 dan BEDPM 02) memiliki sifat gram positif, sementara 2 isolat lainnya (BEDPM 01 dan BEDPM 02) memiliki sifat gram negatif . Uji pH dilakukan untuk mengetahui seberapa asam atau basa larutan tempat bakteri tumbuh. Hasil uji pH menunjukkan bahwa semua isolat memiliki pH sekitar 6,5, yang merupakan kondisi netral untuk pertumbuhan bakteri. Hasil uji menunjukkan variasi dalam zona hambat pertumbuhan mikroba patogen pada hari ke-2 dan ke-3. Pada hasil analisis antimikroba isolat bakteri endofit terhadap pertumbuhan mikroba pathogen uji memiliki kemampuan daya hambat yang berbeda – beda. Isolat bakteri endofit dengan diameter zona dalam menghambat pathogen Alternaria porri yang paling besar ditunjukan oleh 2 HSA isolat dengan kode BEDPM 2 (7.43c) dan 3 HSA isolate dengan kode BEAPM 02 (7.83b)
Description: 28 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/26791
Appears in Collections:SP - Agricultural Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198210111 - Rizki Gustiani Dasopang Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography2.2 MBAdobe PDFView/Open
198210111 - Rizki Gustiani Dasopang Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV292.06 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.