Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29255| Title: | Komunikasi Interaktif Antara Wisatawan dan Masyarakat Lokal dalam Meningkatkan Citra Desa Siallagan |
| Other Titles: | Interactive Communication Between Tourists and Local Communities to Improve the Image of Siallagan Village |
| Authors: | Sidabutar, Angela Solange |
| metadata.dc.contributor.advisor: | Matondang, Armansyah |
| Keywords: | Interative Communication;Communication Patterns;Local Community Tourist;Image;Pola Komunikasi;Komunikasi Interaktif |
| Issue Date: | 11-Jul-2025 |
| Publisher: | Universitas Medan Area |
| Series/Report no.: | NPM;218530013 |
| Abstract: | Komunikasi antara masyarakat lokal dengan wisatawan sering kali menghadapi kendala seperti keterbatasan bahasa, perbedaan budaya, serta kurangnya keterampilan komunikasi. Kondisi ini dapat mempengaruhi citra destinasi. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat judul ―Komunikasi interaktif antara Masyarakat lokal dengan wisatawan dalam meningkatkan citra desa siallagan‖. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi interaktif antara wisatawan dan masyarakat lokal dalam meningkatkan citra Desa dan mengetahui apa yang menjadi hambatan yang dihadapi oleh masyarakat dalam berkomunikasi dengan wisatawan. penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik Herbert Blumer yang menekankan makna yang terbentuk dalam proses komunikasi. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara mendalam dengan masyarakat lokal, wisatawan, pihak terkait, serta dokumentasi Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk menggali pola interaksi yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi yang terjadi di Desa Siallagan didominasi oleh pola komunikasi primer dan pola komunikasi sirkuler yang saling melengkapi. Pola komunikasi primer mencakup bentuk komunikasi verbal dan nonverbal yang digunakan dalam interaksi antara masyarakat dan wisatawan, Sementara itu, pola komunikasi sirkuler menekankan adanya umpan balik yang terjadi secara langsung, Penelitian ini juga menemukan adanya hambatan dalam komunikasi, seperti perbedaan bahasa, keterbatasan media informasi, serta kurangnya pelatihan komunikasi. Oleh karena itu, komunikasi berperan penting dalam meningkatkan citra Desa Siallagan Communication between local communities and tourists often faces obstacles such as language barriers, cultural differences, and lack of communication skills, which can affect a destination’s image. This study, titled ―Interactive Communication between Local Communities and Tourists to Enhance the Image of Siallagan Village,‖ aims to explore communication patterns and barriers faced by locals. Using Herbert Blumer’s symbolic interactionism theory, data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed qualitatively. Results show dominant primary and circular communication patterns involving verbal/non-verbal interaction and direct feedback. Challenges include language differences, limited information media, and lack of communication training. Communication is essential in improving Siallagan’s image. |
| Description: | 121 Halaman |
| URI: | https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29255 |
| Appears in Collections: | SP - Communication Science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 218530013 - Angela Solange Sidabutar - Chapter IV.pdf Restricted Access | Chapter IV | 1.42 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
| 218530013 - Angela Solange Sidabutar - Fulltext.pdf | Cover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography | 2.37 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.