Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29282
Title: Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Penyesuaian Diri Remaja di SMP Negeri 1 Bandar Pulau
Other Titles: The Relationship Between Emotional Intelligence and Adolescent Adjustment at SMP Negeri 1 Bandar Pulau
Authors: Panjaitan, Ade Suryani
metadata.dc.contributor.advisor: Istiana
Keywords: kecerdasan emosional;penyesuaian diri;remaja;emotional intelligence;self adjustment;adolescents
Issue Date: 11-Aug-2025
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;218600302
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosionaJ dan penyesuaian diri pada remaja di SMP Negeri l Bandar Pulau. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 91 siswa kelas 7 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala kecerdasan emosionaJ yang disusun berdasarka:n teori Goleman (2002) dan skala penyesuaian diri berdasarkan teori Haber dan Runyon (2012), yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya oleh Sebayang (2024). Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan penyesuaian diri, dengan nilai koefisien korelasi rxy = 0,615 dan signifikansi P = 0,000 (P < 0,05). Nilai koefisien determinasi (r2 ) sebesar 0,378 menunjukkan bahwa kecerdasan emosional menyumbang sebesar 37,8% terhadap variasi dalam penyesuaian did remaja. Hasil deskriptif menunjukkan babwa rata-rata empirik kecerdasan emosionaJ (107,34) dan penyesuaian diri (127,11) lebih tinggi daripada nilai rata-rata hipotetik (masing-masing 95 dan 110). Temuan ini menunjukkan bahwa remaja dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung memiliki kemampuan penyesuaian diri yang baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosionaJ sebagai sala11 satu faktor yang mendukung kesejahteraan psikososiaJ remaja dalam konteks pendidikan dau kehidupan sehari-hari. This study aims to determine the relationship between emotional intelligence and adjustment in adolescents at Bandar Pulau State Junior High School 1. The approach used was a quantitative correlational approach, with a sample of 91 seventh-grade students selected through purposive sampling. The research instruments consisted of an emotional intelligence scale based on Goleman's (2002) theory and an adjustment scale based on Haber and Runyon's (2012) theory, adapted from previous research by Sebayang (2024). Data analysis using the Pearson Product Moment correlation technique showed a positive and significant relationship between emotional intelligence and adjustment, with a correlation coefficient of r = 0.615 and a significance level of P = 0.000 (P < 0.05). The coefficient of determination (r2) of 0.378 indicates that emotional intelligence contributes 37.8% to the variation in adolescent adjustment. Descriptive results show that the empirical averages of emotional intelligence (107.34) and self-adjustment (127.11) are higher than the hypothetical averages (95 and 110, respectively). These findings indicate that adolescents with high emotional intelligence tend to have good self-adjustment skills. This study emphasizes the importance of developing emotional intelligence as a factor supporting adolescent psychosocial well-being in the context of education and daily life.
Description: 116 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29282
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218600302 - Ade Suryani Panjaitan - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV487.5 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
218600302 - Ade Suryani Panjaitan - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography3 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.