Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29439
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorBarus, Rehia K. Isabella-
dc.contributor.authorLahagu, Leni Herlina-
dc.date.accessioned2026-02-23T03:15:03Z-
dc.date.available2026-02-23T03:15:03Z-
dc.date.issued2024-08-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29439-
dc.description100 Halamanen_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola dan hambatan komunikasi dalam perencanaan acara untuk UMKM PNM McKinsey dan CV. Satu Alap Communication. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Satu Alap Communication menerapkan pola jaringan komunikasi yang terstruktur dan efektif dalam perencanaan acara, menggunakan pola roda untuk informasi awal dari pemimpin, pola rantai untuk pengarahan awal guna mengklarifikasi persepsi dan tujuan, pola Y untuk komunikasi yang dilakukan oleh PIC, dan pola lingkaran untuk kolaborasi dan koordinasi antar tim. Hambatan yang diidentifikasi meliputi komunikasi yang tidak efektif, perbedaan persepsi tim, dan perubahan konsep perencanaan. Namun, hambatan-hambatan ini berhasil diatasi dengan pengarahan akhir. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang komunikasi efektif dalam perencanaan acara, hambatan yang dihadapi, dan cara mengatasinya, yang dapat diimplementasikan dalam pola jaringan komunikasi dan komunikasi organisasi. This study aims to identify communication patterns and obstacles in event planning for the MSME PNM McKinsey and CV. Satu Alap Communication. The method used was qualitative descriptive with an interview technique. The research findings indicate that CV. Satu Alap Communication implemented a structured and effective communication network pattern in event planning, using a wheel pattern for initial information from the leader, a chain pattern for initial briefings to clarify perceptions and objectives, a Y pattern for communication conducted by the PIC, and a circle pattern for collaboration and coordination between teams. Obstacles identified included ineffective communication, differing team perceptions, and changes in planning concepts. However, these obstacles were overcome with the final briefing. This study provides an understanding of effective communication in event planning. obstacles faced, and how to overcome them, which can be implemented in communication network patterns and organizational communication.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;208530014-
dc.subjectPola Jaringan Komunikasien_US
dc.subjectCommunication Network Patternsen_US
dc.subjectKomunikasi Organisasien_US
dc.subjectOrganizational Communicationen_US
dc.subjectManagement Eventen_US
dc.titlePola Jaringan Komunikasi CV. Satu Atap Communication dalam Perencanaan Event Pameran UMKM PT. PNM Mekaaren_US
dc.title.alternativeCV Satu Atap Communication's Communication Network Pattern in Planning PT PNM Mekaar's MSME Exhibition Eventen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Communication Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
208530014 - Leni Herlina Lahagu - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV2.75 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
208530014 - Leni Herlina Lahagu - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography2.03 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.