Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29529Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Angelia, Nina | - |
| dc.contributor.author | Simamora, Tasya Carolina | - |
| dc.date.accessioned | 2026-03-06T03:00:55Z | - |
| dc.date.available | 2026-03-06T03:00:55Z | - |
| dc.date.issued | 2025-09-25 | - |
| dc.identifier.uri | https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29529 | - |
| dc.description | 72 Halaman | en_US |
| dc.description.abstract | Strategi Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara dalam upaya pencegahan narkoba merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan penyalahgunaan narkotika di daerah dengan tingkat kerawanan yang tinggi. Permasalahan utama terlihat dari masih tingginya jumlah kasus, tersangka, jaringan tindak pidana, serta barang bukti narkotika yang diamankan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) dalam upaya pencegahan narkoba, serta faktor-faktor penghambat yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teori perencanaan manajemen strategi Hunger dan Wheelen yang terdiri dari empat indikator yaitu pemindaian lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, serta evaluasi dan kontrol. Informan penelitian terdiri dari Penyuluh Narkoba Ahli Muda, Kepala Seksi Intelijen, serta masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengamatan lingkungan telah cukup optimal dengan pemantauan kasus, barang bukti, dan survei pengguna. Perumusan strategi sudah berjalan melalui kebijakan berbasis regulasi nasional serta visi dan misi kelembagaan. Implementasi strategi belum optimal karena keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi. Evaluasi dan kontrol cukup berjalan melalui laporan kinerja, koordinasi dengan aparat hukum, dan tindak lanjut laporan masyarakat. Faktor penghambat utama meliputi luasnya jalur masuk narkoba di Sumatera Utara, keterbatasan anggaran, minimnya sosialisasi, rendahnya kesadaran masyarakat, serta tingginya permintaan narkoba di kalangan generasi muda. The strategy of the National Narcotics Board of North Sumatra Province in drug prevention is part of the government’s efforts to suppress narcotics abuse in regions with a high level of vulnerability. The main problem is reflected in the consistently high number of cases, suspects, criminal networks, and narcotics evidence confiscated from year to year. This study aims to examine the strategies used by the National Narcotics Board of North Sumatra Province (BNNP Sumut) in drug prevention, as well as the inhibiting factors encountered. The research method employed is qualitative, using the strategic management planning theory of Hunger and Wheelen, which consists of four indicators: environmental scanning, strategy formulation, strategy implementation, and evaluation and control. Research informants include a Senior Expert Narcotics Counselor, the Head of the Intelligence Section, and the community. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that environmental scanning strategies have been fairly optimal through case monitoring, evidence tracking, and user surveys. Strategy formulation has been implemented through policies based on national regulations as well as institutional vision and mission. Strategy implementation has not been optimal due to budget limitations, human resources constraints, and limited use of technology. Evaluation and control have been adequately conducted through performance reports, coordination with law enforcement, and follow-up on community reports. The main inhibiting factors include the vast entry routes for narcotics in North Sumatra, limited budget, lack of socialization, low public awareness, and the high demand for drugs among young people. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Medan Area | en_US |
| dc.relation.ispartofseries | NPM;218520013 | - |
| dc.subject | Strategy | en_US |
| dc.subject | Prevention | en_US |
| dc.subject | Narcotics | en_US |
| dc.subject | Strategi | en_US |
| dc.subject | Pencegahan | en_US |
| dc.subject | Narkoba | en_US |
| dc.title | Strategi Badan Narkotika Nasional dalam Upaya Pencegahan Narkoba di Provinsi Sumatera Utara | en_US |
| dc.title.alternative | National Narcotics Agency's Strategy in Drug Prevention Efforts in North Sumatra Province | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | SP - Public Administration | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 218520013 - Tasya Carolina Simamora - Chapter IV.pdf Restricted Access | Chapter IV | 1.86 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
| 218520013 - Tasya Carolina Simamora - Fulltext.pdf | Cover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography | 1.5 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.