Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29600
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSinaga, Rudi Salam-
dc.contributor.authorAnanda, Novia Putri-
dc.date.accessioned2026-03-17T02:07:03Z-
dc.date.available2026-03-17T02:07:03Z-
dc.date.issued2025-10-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29600-
dc.description63 Halamanen_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Medan Selayang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan program tersebut. PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dengan memberikan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan PKH di Kecamatan Medan Selayang mencakup tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, namun masih terdapat beberapa hambatan yang mempengaruhi efektivitas program. Faktor utama yang menjadi penghambat antara lain data penerima manfaat yang tidak mutakhir, keterbatasan kuota penerima, jumlah pendamping PKH yang terbatas, keterlambatan dalam pencairan dana, serta kurangnya sosialisasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Untuk mengatasi hambatan tersebut, disarankan pembaruan data secara berkala, penambahan kuota penerima dan pendamping PKH, serta peningkatan sosialisasi dan koordinasi antar pihak terkait. This study aims to describe the management of the Family Hope Program (Program Keluarga Harapan/PKH) in Medan Selayang Subdistrict and identify the factors that hinder its implementation. PKH is a conditional social assistance program aimed at improving the welfare of poor communities by providing access to education, healthcare, and social protection services. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The results show that the management of PKH in Medan Selayang Subdistrict includes planning, organizing, implementation, and supervision stages, but there are several obstacles affecting the program’s effectiveness. The main obstacles include outdated beneficiary data, limited recipient quotas, insufficient number of PKH facilitators, delays in fund disbursement, and a lack of socialization and coordination between the central and local governments. To address these challenges, it is recommended to update the data regularly, increase recipient quotas and the number of facilitators, and enhance socialization and coordination among relevant parties.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;198520125-
dc.subjectFamily Hope Programen_US
dc.subjectManagementen_US
dc.subjectSocial Assistanceen_US
dc.subjectMedan Selayangen_US
dc.subjectProgram Keluarga Harapanen_US
dc.subjectPengelolaanen_US
dc.subjectBantuan Sosialen_US
dc.titlePengelolaan Program Keluarga Harpan (PKH) di Kecamatan Medan Selayangen_US
dc.title.alternativeManagement of the Family Hope Program (PKH) in Medan Selayang Districten_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198520125 - Novia Putri Ananda - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.94 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
198520125 - Novia Putri Ananda - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.26 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.