Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29691
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorLubis, Khairunnisah-
dc.contributor.authorRiadi, Adinda Devina-
dc.date.accessioned2026-04-08T03:40:51Z-
dc.date.available2026-04-08T03:40:51Z-
dc.date.issued2025-09-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29691-
dc.description114 Halamanen_US
dc.description.abstractPembangunan infrastruktur sangat diperlukan dalam proses pertumbuhan ekonomi. Adapun pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Desa berpengaruh terhadap pembangunan infrastruktur jalan pesa Pinang Damai. Pembangunan dilakukan dikarenakan beberapa jalan masih ada yang rusak, maka dari itu peneliti tertarik untuk mengetahui Peranan Pemerintah Desa Pinang Pamai dalam pengelolaan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama dalam pemanfaatan Dana Desa karena secara langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Untuk membantu peneliti menjawab rumusan masalah maka peneliti menggunakan teori soekanto, sulistyowati (2017) yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Desa, perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Desa berperan aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan infrastruktur, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti keterlambatan pencairan dana, kondisi cuaca, dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan. Infrastruktur yang telah dibangun mencakup pengerasan jalan Dusun, pembuatan parit, dan sumur bor. Namun peneliti berfokus kepada pengerasan jalan. Dengan pengelolaan yang lebih transparan dan partisipatif, diharapkan pembangunan infrastruktur Desa dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kepala Desa memiliki peran strategis dalam memastikan keberhasilan pembangunan infrastruktur melalui pengelolaan Dana Desa. Penguatan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat direkomendasikan agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan. Infrastructure development is essential for economic growth. The development undertaken by the village government has an impact on road infrastructure development in Pinang Damai Village. This development was undertaken because several roads were still damaged. Therefore, the researcher was interested in understanding the role of the Pinang Damai Village Government in managing Village Funds for infrastructure development in Torgamba District, South Labuhanbatu Regency. Infrastructure development is the main focus in the utilization of Village Funds because it directly impacts the community's welfare. To assist the researcher in answering the research problem, the researcher used Soekanto and Sulistyowati's (2017) theory, namely planning, implementation, and supervision. This study used a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Informants in this study consisted of the Village Head, Village officials, the Village Consultative Body (BPD), and the local community. The results of the study indicate that the Village government plays an active role in planning, implementing, and supervising infrastructure development, although there are still several obstacles such as delays in fund disbursement, weather conditions, and lack of community participation in supervision. The infrastructure that has been built includes hamlet road paving, ditch construction, and drilled wells. However, the researcher focused on road paving. With more transparent and participatory management, it is hoped that village infrastructure development can proceed more optimally and sustainably. This study concludes that village heads have a strategic role in ensuring the success of infrastructure development through the management of Village Funds. Strengthening transparency, accountability, and community participation is recommended for more optimal and sustainable development.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;218520010-
dc.subjectPemerintah Desaen_US
dc.subjectDana Desaen_US
dc.subjectInfrastrukturen_US
dc.subjectVillage Headen_US
dc.subjectVillage Fundsen_US
dc.subjectInfrastructureen_US
dc.titlePeranan Pemerintah Desa Pinang Damai dalam Pengelolaan Dana Desa Untuk Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu Selatanen_US
dc.title.alternativeThe Role of the Pinang Damai Village Government in Managing Village Funds for Infrastructure Development in Torgamba District, South Labuhan Batu Regencyen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218520010 - Adinda Devina Riadi - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography2.52 MBAdobe PDFView/Open
218520010 - Adinda Devina Riadi - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV792.51 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.