Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29713
Title: Analisis Yuridis dalam Memberikan Perlindungan Hukum terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Studi Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 14/Pid.Sus-Anak/2024/PN.Mdn)
Other Titles: Legal Analysis in Providing Legal Protection to Children as Victims of Sexual Violence (Study of Medan District Court Decision Number 14/Pid.Sus-Anak/2024/PN.Mdn)
Authors: Tambunan, Calvin Eben Eces
metadata.dc.contributor.advisor: Ramadhan, Muhammad Citra
Keywords: Perlindungan Hukum;Anak;Korban;Kekerasan Seksual;Legal Protection;Children;Victims;Sexual Violence
Issue Date: Apr-2025
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;208400210
Abstract: Kekerasan seksual adalah keterlibatan anak dalam kegiatan seksual yang tidak dipahaminya. Kekerasan seksual juga dapat berupa perlakuan tidak senonoh oleh orang lain, kegiatan yang menjurus pada pornografi, perkataan-perkataan porno, dan melibatkan anak dalam bisnis prostitusi. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab kekerasan seksual, sanksi pidana yang diberikan kepada pelaku dan perlindungan hukum yang diberikan kepada anak sebagai korban tindak pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Pada studi kepustakaan menggunakan perundangundangan, artikel dan putusan pengadilan, sedangkan studi lapangan menggunakan wawancara pada narasumber hakim. Hasil dari penelitian ini : Pertama, faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual terjadi pada faktor internal dan eksternal, selain ada faktor lain yakni moral pelaku dan media sosial. Kedua, sanksi pidana yang diberikan kepada pelaku pidana termuat pada Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016, dimana pelaku dihukum penjara selama 3 (tiga) tahun. Ketiga, perlindungan hukum yang dapat diberikan apabila anak sebagai korban sesuai peraturan perundang-undangan adalah memberikan rehabilitasi medis, sosial dan restitusi. Sexual violence is the involvement of children in sexual activities that they do not understand. Sexual violence can also be indecent treatment by others, activities that lead to pornography, pornographic words, and involving children in prostitution businesses. The purpose of this study was to determine the factors causing sexual violence, criminal sanctions given to perpetrators and legal protection given to children as victims of criminal acts. The research method used is normative juridical. The type of data used in this study uses secondary data. The data collection technique uses an approach through literaturestudies and field studies. In the literature study using legislation, articles and court decisions, while the field study uses interviews with judges as sources. The results of this study: First, the factors causing sexual violence occur in internal and external factors, in addition to other factors, namely the perpetrator's morals and social media. Second, the criminal sanctions given to perpetrators of crimes are contained in Article 81 Paragraph (2) of Law Number 17 of 2016, where the perpetrator is sentenced to 3 (three) years in prison. Third, legal protection that can be provided if a child is a victim according to statutory regulations is to provide medical, social rehabilitation and restitution.
Description: 68 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29713
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
208400210 - Calvin Eben Eces Tambunan - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.02 MBAdobe PDFView/Open
208400210 - Calvin Eben Eces Tambunan - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV373.28 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.