Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29730| Title: | Komunikasi Pemasaran Wisata Alam Sungai Dua Rasa dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung Di Desa Negeri Gugung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara |
| Other Titles: | Marketing Communication of the Two Flavors River Nature Tourism in Increasing the Number of Visitors in Negeri Gugung Village, Sibolangit District, Deli Serdang Regency, North Sumatra |
| Authors: | Tarigan, Eka Gia Penawarta |
| metadata.dc.contributor.advisor: | Riadi, Selamat |
| Keywords: | Marketing Communication;AIDA;Sungai Dua Rasa;Digital Marketing;Komunikasi Pemasaran;Wisata Alam |
| Issue Date: | 12-Sep-2025 |
| Publisher: | Universitas Medan Area |
| Series/Report no.: | NPM;208530164 |
| Abstract: | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh pengelola wisata alam Sungai Dua Rasa dalam meningkatkan jumlah pengunjung, serta mengidentifikasi hambatan dalam proses pengelolaannya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pengelola, pengunjung, dan informan ahli. Analisis menggunakan teori AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) yang menjelaskan tahapan komunikasi pemasaran secara bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi masih bersifat tradisional, namun telah mulai beralih ke media sosial sebagai sarana promosi. Pada tahap Attention, konten visual di media sosial berhasil menarik perhatian, meskipun terbatas oleh akses internet dan ketiadaan akun resmi. Pada tahap Interest dan Desire, daya tarik utama terletak pada fenomena alam unik Sungai Dua Rasa yang menumbuhkan minat pengunjung. Namun, kerusakan infrastruktur dan minimnya fasilitas umum menjadi hambatan utama. Tahap Action belum optimal karena kurangnya promosi berkelanjutan dan belum adanya kerja sama strategis dengan pihak eksternal. Hambatan lain yang ditemukan meliputi aksesibilitas rendah, keterbatasan dana, kurangnya dukungan pemerintah, serta promosi digital yang belum maksimal. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya strategi pemasaran yang terstruktur, peningkatan infrastruktur, kolaborasi dengan stakeholder, dan pemberdayaan masyarakat guna mendorong pariwisata berkelanjutan. This study explores the marketing communication strategies used by the management of Sungai Dua Rasa nature tourism to increase visitor numbers and identifies key challenges in its development. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with managers, visitors, and experts. The analysis is based on the AIDA model (Attention, Interest, Desire, Action). Findings show that while traditional methods still dominate, there is a growing shift towards digital promotion through social media. Visual content helps attract attention, but limited internet access and the lack of an official account reduce impact. The site's unique natural features generate interest and desire, yet poor infrastructure and limited facilities hinder actual visits. The Action stage remains weak due to minimal ongoing promotion and lack of strategic partnerships. Key challenges include poor accessibility, limited funding, weak government support, and underdeveloped digital marketing. The study recommends structured strategies, infrastructure improvements, stakeholder collaboration, and community involvement for sustainable tourism growth. |
| Description: | 86 Halaman |
| URI: | https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29730 |
| Appears in Collections: | SP - Communication Science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 208530164 - Eka Gia Penawarta Tarigan - Chapter IV.pdf Restricted Access | Chapter IV | 1.76 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
| 208530164 - Eka Gia Penawarta Tarigan - Fulltext.pdf | Cover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography | 1.66 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.