Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29860
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorLubis, Andi Hakim-
dc.contributor.authorAnanda, Elmira Dwi-
dc.date.accessioned2026-05-04T04:14:29Z-
dc.date.available2026-05-04T04:14:29Z-
dc.date.issued2025-10-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29860-
dc.description102 Halamanen_US
dc.description.abstractKejahatan pemalsuan surat merupakan kejahata yang menyangkut kepentingan antara individu dan kepentingan suatu korporasi bahkan institusi pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat tanah dan pertimbangan hukum bagi hakim dalam menerapkan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat tanah pada putusan nomor: 588/Pid.B/2023/PN.Mdn. Penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan jenis data dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Data dikumpulkan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan, serta dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapansanksi memiliki peran paling krusial dalam memastikan tegaknya keadilan pidana. Hal ini terlihat dalam kasus pemalsuan surat pada putusan No. 588/Pid.B/2023/PN.Mdn, di mana proses penegakan hukum dimulai sejak penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga pemeriksaan di persidangan dan penjatuhan putusan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan dalam putusan Nomor: 588/Pid.B/2023/PN.Mdn telah melakukan pertimbangan berdasarkan dua aspek utama, yaitu pertimbangan yuridis yang didasarkan pada fakta-fakta hukum dan pertimbangan non yuridis mencakup hal-hal yang bersifat personal dan sosial dari terdakwa. The crime of document forgery is a crime that involves the interests of individuals and corporations, and even government institutions. The purpose of this study is to examine the application of criminal sanctions against perpetrators of land ndocument forgery and the legal considerations for judges in imposing criminal sanctions on perpetrators of land document forgery in the decision numbered: 588/Pid.B/2023/PN.Mdn. The research method used is normative legal research, with data sourced from primary, secondary, and tertiary legal materials. Data was collected through literature review and field research, and analyzed qualitatively. The results of the study indicate that the application of sanctions plays the most crucial role in ensuring the enforcement of criminal justice. This is evident in the case of document forgery in decision No. 588/Pid.B/2023/PN.Mdn, where the law enforcement process began with investigation, examination, prosecution, trial, and sentencing. The Panel of Judges of the Medan District Court in Decision No. 588/Pid.B/2023/PN.Mdn made its considerations based on two main aspects: legal considerations based on legal facts and non-legal considerations encompassing personal and social aspects of the defendant.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;218400041-
dc.subjectSanksi Pidanaen_US
dc.subjectTindak Pidanaen_US
dc.subjectPemalsuan Suraten_US
dc.subjectCriminal Sanctionsen_US
dc.subjectCriminal Actsen_US
dc.subjectForgery of Documents.en_US
dc.titleAnalisis Hukum Penerapan Sanksi Pidana terhadap Pelaku Tindak Pidana Pemalsuan Surat Tanah (Studi Putusan Nomor : 588/Pid.B/2023/PN.Mdn)en_US
dc.title.alternativeLegal Analysis of The Application of Criminal Sanctions Against Perpetrators of Land Title Forgery (Study of Decision Number: 588/Pid.B/2023/PN.Mdn)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218400041 - Elmira Dwi Ananda - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography932.84 kBAdobe PDFView/Open
218400041 - Elmira Dwi Ananda - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV537.43 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.