Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29995Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Hidayani, Sri | - |
| dc.contributor.author | Gabriel, Fernando | - |
| dc.date.accessioned | 2026-05-22T07:23:33Z | - |
| dc.date.available | 2026-05-22T07:23:33Z | - |
| dc.date.issued | 2025-04 | - |
| dc.identifier.uri | https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29995 | - |
| dc.description | 76 Halaman | en_US |
| dc.description.abstract | Kekerasan dalam rumah tangga merupakan salah satu isu yang menjadi perhatian serius karena yang sering menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga ialah mereka para perempuan. Permasalahan pada penelitian ini ialah bagaimana perlindungan hukum terhadap korban kekerasan fisik dalam rumah tangga menurut Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, bagaimana ancaman sanksi pidana terhadap pelaku serta bagaimana pertimbangan hukum hakim menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku kekerasan fisik dalam rumah tangga pada putusan nomor: 1347/Pid.Sus/2022/Pn. Mdn. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitiah hukum normatif yaitu penelitian yang menggunakan bahan pustaka atau data sekunder sebagai data utama dengan teknik pengumpulan datanya dilkaukan secara library research (penelitian kepustakaan) dan field research (penelitian lapangan) dan analisis data secara kualitatif yaitu dengan cara menguraikan dan menjelaskan data secara berkualitas dalam bentuk kata-kata sehingga memudahkan pemahaman dan interpretasi data dalam menjawab seluruh permasalahan pada penelitian ini. Hasil penelitian menjelaskan perlindungan hukum terhadap korban ditegaskan di Pasal 10 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dimana korban mendapatkan perlindungan mulai dari keluarga, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, advokat, dan lembaga sosial. Ancaman sanksi pidana terhadap pelaku kekerasan fisik tergantung kondisi korban dari perbuatan yang dilakukan sebagaimana Pasal 44 yang ancamannya paling rendah 4 bulan dan paling tinggi 10 tahun penjara. Adapun pertimbangan hukum hakim menjatuhkan pada putusan nomor: 1347/Pid.Sus/2022/Pn. Mdn menilai bahwa pelaku kekerasan telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana sebagaimana yang didakwakan penuntut umum sehingga pelaku layak dipenjara. Domestic violence is one of the issues that is of serious concern because those who are often victims of domestic violence are women. The problem in this study is how the legal protection of victims of domestic physical violence according to Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence, how the threat of criminal sanctions against the perpetrators and how the legal considerations of judges imposing sentences on perpetrators of domestic physical violence in decision number: 1347/Pid.Sus/2022/Pn. Mdn. The research method used is normative legal research, namely research that uses library materials or secondary data as the main data with data collection techniques carried out by library research (library research) and field research (field research) and qualitative data analysis, namely by describing and explaining quality data in the form of words so as to facilitate understanding and interpretation of data in answering all problems in this study.. The results of the study explain that legal protection for victims is emphasized in Article 10 of Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence where victims get protection from family, police, prosecutors, courts, advocates, and social institutions. The threat of criminal sanctions against perpetrators of physical violence depends on the condition of the victim of the acts committed as in Article 44, which threatens a minimum of 4 months and a maximum of 10 years in prison. The legal considerations of the judge in decision number: 1347/Pid.Sus/2022/Pn. Mdn considers that the perpetrator of violence has fulfilled the elements of the crime as charged by the public prosecutor so that the perpetrator deserves to be imprisoned. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Medan Area | en_US |
| dc.relation.ispartofseries | NPM;198400093 | - |
| dc.subject | Korban | en_US |
| dc.subject | Kekerasan | en_US |
| dc.subject | Fisik Dalam Rumah Tangga | en_US |
| dc.subject | Victims | en_US |
| dc.subject | Violence | en_US |
| dc.subject | Domestic Physical | en_US |
| dc.title | Analisis Hukum Asas Perlindungan Korban terhadap Kekerasan Fisik dalam Rumah Tangga (Studi Putusan Nomor :1347/Pid.Sus/2022/Pn.Mdn) | en_US |
| dc.title.alternative | Legal Analysis of The Principle of Victim Protection Against Physical Violence in The Household (Study of Decision Number: 1347/Pid.Sus/2022/Pn.Mdn) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | SP - Criminal Law | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 198400093 - Fernando Gabriel - Fulltext.pdf | Cover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography | 1.02 MB | Adobe PDF | View/Open |
| 198400093 - Fernando Gabriel - Chapter IV.pdf Restricted Access | Chapter IV | 381.72 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.