Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29998
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorNasution, Sulhan Iqbal-
dc.contributor.authorHia, Priska Adelina-
dc.date.accessioned2026-05-22T08:02:44Z-
dc.date.available2026-05-22T08:02:44Z-
dc.date.issued2025-08-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29998-
dc.description69 Halamanen_US
dc.description.abstractPenelitian ini mengulas tentang penegakan hukum pidana terkait tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh anak di wilayah hukum Polresta Pematangsiantar, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang kerangka hukum seputar perlindungan anak dan tanggung jawab mereka yang berada di posisi otoritas, menekankan perlunya penegakan hukum yang ketat untuk menjaga kesejahteraan anak-anak. Penelitian ini mengusung pendekatan yuridis normatif dan empiris. Melalui wawancara dengan pemangku kepentingan seperti hakim, jaksa, kepolisian, dan akademisi hukum pidana, serta pengumpulan data dari studi kepustakaan dan lapangan. Hasil penelitian menyoroti bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh anak di wilayah hukum Polresta Pematangsiantar mengacu pada regulasi yang ada, faktor-faktor sosial, ekonomi, dan teknologi juga menjadi pemicu utama terjadinya tindak pidana tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penegakan hukum dapat dilakukan secara adil dan sesuai dengan hak-hak anak, serta bagaimana sistem hukum dapat beradaptasi untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi anak-anak yang terlibat dalam tindak pidana. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan hukum yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak. This study reviews the enforcement of criminal law related to the crime of child molestation in the jurisdiction of the Pematangsiantar Police, Indonesia. This study aims to provide a comprehensive understanding of the legal framework surrounding child protection and the responsibilities of those in positions of authority, emphasizing the need for strict law enforcement to safeguard the welfare of children. This study carries a normative and empirical legal approach. Through interviews with stakeholders such as judges, prosecutors, police, and criminal law academics, as well as data collection from literature and field studies. The results of the study highlight that law enforcement against the crime of child molestation in the jurisdiction of the Pematangsiantar Police refers to existing regulations, social, economic, and technological factors are also the main triggers for the occurrence of these crimes. This study aims to analyze how law enforcement can be carried out fairly and in accordance with children's rights, and how the legal system can adapt to provide better protection for children involved in criminal acts. This study is expected to contribute to the development of legal policies that are more responsive to children's needs.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;218400246-
dc.subjectAnaken_US
dc.subjectPenegakan Hukumen_US
dc.subjectTindak Pidana Pencabulanen_US
dc.subjectLaw Enforcementen_US
dc.subjectCriminal Acts of Molestationen_US
dc.subjectChildrenen_US
dc.titlePenegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Pencabulan yang Dilakukan oleh Anak ( Studi Kasus Polresta Kota Pematangsiantar )en_US
dc.title.alternativeLaw Enforcement Against Criminal Acts of Child Molestation (Case Study of Pematangsiantar City Police)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218400246 - Priska Adelina Hia - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.23 MBAdobe PDFView/Open
218400246 - Priska Adelina Hia - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV459.21 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.