Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30055
Title: Peran Inspektorat Dalam Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupaten Mandailing Natal
Other Titles: The Role of the Inspectorate in Supervising Village Financial Management in Mandailing Natal Regency
Authors: Pahmi, Ahyar
metadata.dc.contributor.advisor: Lubis, Maksum Syahri
Sembiring, Walid Musthafa
Keywords: Supervision;Management;Village Finance;Pengawasan;Pengelolaan;Keuangan Desa
Issue Date: 29-Sep-2025
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;231801058
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya peningkatan pelaksanaan pembangunan nasional yang berkesinambungan yang meliputi keseluruh kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, agar laju pembangunan nasional serta laju pembangunan Daerah di Desa dan kota semakin seimbang dan serasi serta untuk melaksanakan tugas mewujudkan tujuan nasional yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Namun pembangunan nasional di Indonesia pada pelaksanaannya masih dihadapkan dengan masalah-masalah pokok pembangunan seperti ketimpangan pembangunan antara Daerah Pedesaan dan Daerah Perkotaan Tujuan penelitian ini untuk Untuk menganalisis Peran Inspektorat dalam Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupaten Mandailing Natal. serta Untuk menganalisis faktor penghambat Peran Inspektorat dalam Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan teori Soekanto (2009;212) dimana pada Pemeriksaan keuangan desa wajib menggunakan surat perintah agar semuanya berjala secara transparan lalu dengan adanya pengusutan setelah ada laporan pengaduan dari masyarakat akan mempermuda berjalanya pengawasan dan penyajian karena kebanyakan desa masih menggunakan Jasa Pihak ketiga untuk mengerjakan SPJ Pengelolaan Keuangan Desa sehingga waktu yang diberikan untuk penyajian sangat kurang, tetapi walaupun begitu proses masih terus dilaksanakan sesuai aturan. This research is motivated by the increasing implementation of sustainable national development that covers the entire life of society, nation, and state, so that the pace of national development and the pace of regional development in villages and cities are increasingly balanced and harmonious and to carry out the task of realizing the national goals stated in the opening of the 1945 Constitution. However, national development in Indonesia in its implementation is still faced with basic development problems such as development inequality between rural and urban areas. The purpose of this study is to analyze the role of the Inspectorate in supervising village financial management in Mandailing Natal Regency. and to analyze the inhibiting factors of the Inspectorate's role in supervising village financial management in Mandailing Natal Regency. The results of this study indicate that based on Soekanto's theory (2009; 212) where in the Village Financial Audit it is mandatory to use a letter of instruction so that everything runs transparently and then with the investigation after there is a complaint report from the community it will facilitate the supervision and presentation because most villages still use Third Party Services to work on the Village Financial Management SPJ so that the time given for presentation is very lacking, but even so the process is still carried out according to the rules.
Description: 63 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30055
Appears in Collections:MT - Master of Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
211801058 - Ahyar Pahmi - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.62 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
211801058 - Ahyar Pahmi - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography893.92 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.