Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30429
Title: Peran Camat dalam Penanganan Sampah di Kecamatan Medan Barat Kota Medan
Other Titles: The Role of the Sub-district Head in Waste Management in Medan Barat Sub-district, Medan City
Authors: Wijaya, Sumita
metadata.dc.contributor.advisor: Lubis, Khairunnisah
Keywords: Peran;Pemerintah Kecamatan;Penanganan Sampah;Role;Subdistrict Government;Waste Management
Issue Date: Apr-2026
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;228520054
Abstract: Permasalahan sampah perkotaan merupakan isu lingkungan yang terus berkembang seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, aktivitas, dan pola konsumsi masyarakat. Kota Medan juga menghadapi tantangan serius dalam penanganan sampah karena peningkatan volume sampah tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai serta partisipasi masyarakat yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Camat dalam penanganan sampah di Kecamatan Medan Barat serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian dianalisis berdasarkan Teori Peran Ryaas Rasyid dalam (labolo, 2010) yang meliputi empat indikator, yaitu regulator, fasilitator, dinamisator, dan katalisator. Peran regulator tampak melalui penerapan regulasi, pemberian arahan, pembagian tugas, serta pengawasan. Peran fasilitator terlihat dalam penyediaan sarana dan prasarana, namun belum optimal akibat keterbatasan armada dan kapasitas angkut. Peran dinamisator diwujudkan melalui penggerakkan aparatur dan Masyarakat, motivasi kerja, serta edukasi masyarakat, tetapi partisipasi Masyarakat masih rendah. Peran katalisator tampak melalui percepatan penanganan sampah, koordinasi lintas OPD, dan inovasi program, meskipun belum sepenuhnya optimal. Hambatan meliputi aspek teknis berupa keterbatasan armada, kapasitas becak sampah, kerusakan kendaraan, kurangnya TPS dan terbatasnya anggaran, serta aspek sosial berupa rendahnya kesadaran masyarakat dan kebiasaan membuang sampah yang tidak sesuai ketentuan. Urban waste problems continue to grow alongside increases in population, community activities, and consumption patterns. Medan City faces serious challenges in waste management, as the rising volume of waste is not matched by adequate facilities, infrastructure, and community participation. This study aims to examine the role of the Subdistrict Head in waste management in Medan Barat Subdistrict and to identify the inhibiting factors. A descriptive qualitative approach was used through interviews, observations, documentation, and triangulation. The findings were analyzed based on Ryaas Rasyid’s Role Theory, which includes four indicators: regulator, facilitator, dynamizer, and catalyst. The regulatory role is reflected in the implementation of regulations, direction, task distribution, and supervision. The facilitator role appears in the provision of facilities and infrastructure, although not optimal due to limited vehicles and carrying capacity. The dynamizer role is carried out through work motivation, mutual cooperation, and community education, but public participation remains low. The catalyst role is shown through accelerated waste handling, cross-sectoral coordination, and program innovation, though not fully optimal. Obstacles include technical factors such as limited transport vehicles, damaged equipment, and lack of temporary disposal sites, as well as social factors including low public awareness and improper waste disposal behavior.
Description: 121 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30429
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
228520054 - Sumita Wijaya - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.19 MBAdobe PDFView/Open
228520054 - Sumita Wijaya - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV935.35 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.