Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30525
Title: Peranan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara Dalam Pemerataan Pendidikan Melalui Program Indonesia Pintar di Kecamatan Semadam
Authors: Br Aruan, Erika
metadata.dc.contributor.advisor: Mashito, Beby
Keywords: Dinas Pendidikan;Pemerataan Pendidikan;Program Indonesia Pintar;Education Office;Educational Equity;Smart Indonesia Program
Issue Date: Mar-2026
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;228510014
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara dalam pemerataan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) di Kecamatan Semadam. Program Indonesia Pintar merupakan kebijakan pemerintah pusat yang bertujuan membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan dan menekan angka putus sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepala sekolah, serta masyarakat atau orang tua siswa penerima PIP. Hasil penelitian dengan menggunakan teori pitana & gayatri 2005 menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berperan sebagai fasilitator, motifator, dan dinamisator dalam pelaksanaan PIP. Peran tersebut diwujudkan melalui pendataan dan verifikasi penerima bantuan, sosialisasi kebijakan kepada sekolah dan masyarakat, serta pengawasan penyaluran dan agar tepat sasaran. Namun demikian, pelaksanaan PIP masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti keterlambatan pencairan dana, keterbatasan akses geografis, dan ketidakakuratan data penerima. Secara umum, Program Indonesia Pintar di Kecamatan Semadam telah memberikan kontribusi positif dalam mendukung pemerataan pendidikan, meskipun masih memerlukan perbaikan dalam aspek koordinasi dan pendataan. This study aims to analyze the role of the Southeast Aceh Regency Education and Culture Office in equitable education through the Smart Indonesia Program (PIP) in Semadam District. The Smart Indonesia Program is a central government policy aimed at helping students from underprivileged families to maintain access to education and reduce dropout rates. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. Research informants consisted of the Head of the Education and Culture Office, school principals, and the community or parents of PIP recipients. The results of the study, using the theory of Pitana & Gayatri 2005, show that the Education and Culture Office plays a role as a facilitator, motifator, and dynamic in the implementation of PIP. This role is realized through data collection and verification of aid recipients, policy socialization to schools and the community, and monitoring the distribution of funds to ensure they are on target. However, the implementation of PIP still faces several obstacles, such as delays in disbursement of funds, limited geographic access, and inaccurate recipient data. In general, the Smart Indonesia Program in Semadam District has made a positive contribution in supporting equal education, although it still requires improvements in the aspects of coordination and data collection.
Description: 92 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30525
Appears in Collections:SP - Government Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
228510014 - Erika Br Aruan - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
720.16 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
228510014 - Erika Br Aruan - Fulltext.pdfSampul, Abstrak, Bab I, II, III, V, Daftar Pustaka, Lampiran2.16 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.