Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30616
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorJunita, Audia-
dc.contributor.authorAbrar, Farhan-
dc.date.accessioned2026-07-31T04:12:43Z-
dc.date.available2026-07-31T04:12:43Z-
dc.date.issued2026-03-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30616-
dc.description210 Halamanen_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas perubahan kebijakan peta jabatan aparatur pada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan. Perubahan kebijakan peta jabatan merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang bertujuan mewujudkan organisasi pemerintahan yang adaptif, profesional, dan berbasis kinerja, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika penataan struktur organisasi BRIDA yang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, resistensi terhadap perubahan budaya kerja, serta belum optimalnya komunikasi dan koordinasi internal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas 3 informan kunci, 4 informan utama, dan 3 informan tambahan yang terlibat langsung dalam proses implementasi kebijakan peta jabatan di lingkungan BRIDA Kota Medan. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi perubahan kebijakan peta jabatan aparatur BRIDA Kota Medan telah berjalan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku, khususnya Peraturan Wali Kota Medan Nomor 54 Tahun 2024. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan kendala pada aspek sumber daya manusia, penyesuaian kompetensi aparatur, serta adaptasi terhadap pergeseran jabatan struktural ke jabatan fungsional. Dari sisi efektivitas, perubahan peta jabatan memberikan dampak positif terhadap kejelasan tugas dan fungsi, efisiensi kerja, serta penguatan peran BRIDA sebagai lembaga riset daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas aparatur, peningkatan komunikasi internal, serta evaluasi kebijakan secara berkelanjutan untuk mendukung efektivitas implementasi kebijakan peta jabatan aparatur BRIDA Kota Medan. This study aims to analyze the implementation and effectiveness of changes in the job mapping policy for civil servants at the Regional Research and Innovation Agency (BRIDA) of Medan City. Changes in the job mapping policy are part of bureaucratic reform intended to establish an adaptive, professional, and performance-based government organization, particularly in supporting research- and innovation-based regional development. This study is motivated by the dynamics of organizational restructuring within BRIDA, which continues to face various challenges, including limited human resource capacity, resistance to changes in work culture, and suboptimal internal communication and coordination. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation review. The research informants consist of three key informants, four main informants, and three additional informants who are directly involved in the implementation of the job mapping policy within BRIDA of Medan City. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of changes in the job mapping policy for BRIDA civil servants has been carried out in accordance with applicable regulations, particularly Medan Mayor Regulation Number 54 of 2024. However, the implementation has not yet been fully optimal, as constraints remain in terms of human resource readiness, competency alignment, and adaptation to the transition from structural positions to functional positions. In terms of effectiveness, changes in the job mapping policy have had a positive impact on the clarity of roles and functions, work efficiency, and the strengthening of BRIDA’s role as a regional research institution. This study recommends strengthening the capacity of civil servants, improving internal communication, and conducting continuous policy evaluations to support the effective implementation of the job mapping policy at BRIDA of Medan City.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;231801007-
dc.subjectJabatanen_US
dc.subjectKebijakanen_US
dc.subjectPegawaien_US
dc.subjectBRIDAen_US
dc.subjectMedanen_US
dc.subjectPositionen_US
dc.subjectPolicyen_US
dc.subjectEmployeeen_US
dc.titleImplementasi Kebijakan Perubahan Peta Jabatan Aparatur Studi Kasus Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medanen_US
dc.title.alternativeImplementation of The Policy on Changes to The Civil Service Job Structure Map : A Case Study of The Regional Research and Innovation Agency (Brida) of Medan Cityen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:MT - Master of Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
231801007 - Farhan Abrar - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.9 MBAdobe PDFView/Open
231801007 - Farhan Abrar - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.14 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.