Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30717
Title: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Induk Berseri Di Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang
Other Titles: Community Empowerment Through the Berseri Main Waste Bank in Lubuk Pakam District, Deli Serdang Regency
Authors: Samura, Malem Syafitri
metadata.dc.contributor.advisor: Kurniaty, Evi Yunita
Keywords: Community Empowerment;Waste Bank;Waste Management;Pemberdayaan Masyarakat;Bank Sampah;Pengelolaan Sampah
Issue Date: 27-Feb-2026
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;228510004
Abstract: Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan di Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan sampah dengan pendirian Bank Sampah Induk Berseri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melalui Bank Sampah Induk Berseri serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengelola bank sampah, aparat pemerintah, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Bank Sampah Induk Berseri telah berjalan cukup baik, ditandai dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, adanya manfaat ekonomi, serta meningkatnya kesadaran lingkungan. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya partisipasi sebagian masyarakat dan keterbatasan sarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, pengelola bank sampah, dan masyarakat agar program dapat berjalan lebih optimal. Waste management remains a challenge in Lubuk Pakam District, Deli Serdang Regency, due to the increasing population and community activities. One effort to address this issue is through waste management-based community empowerment through the establishment of the Main Waste Bank Berseri (Serial Main Waste Bank). This study aims to determine the process of community empowerment through the Main Waste Bank Berseri and identify obstacles encountered in its implementation. This study uses a qualitative, descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, with informants including waste bank managers, government officials, and community members. The results of the study indicate that community empowerment through the Main Waste Bank Berseri has been running quite well, marked by increased community participation in waste management, economic benefits, and increased environmental awareness. However, there are still obstacles such as low participation of some communities and limited supporting facilities. Therefore, ongoing support and cooperation among the government, waste bank managers, and the community are needed for the program to run more effectively.
Description: 84 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30717
Appears in Collections:SP - Government Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
228510004 – Malem Syafitri Samura - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.81 MBAdobe PDFView/Open
228510004 – Malem Syafitri Samura - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV2.13 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.