Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30842
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSuharyanto, Agung-
dc.contributor.authorFlorinda, Denni Putri-
dc.date.accessioned2026-08-07T03:41:39Z-
dc.date.available2026-08-07T03:41:39Z-
dc.date.issued2025-12-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30842-
dc.description121 Halamanen_US
dc.description.abstractPenelitian ini berjudul “Makna Tato sebagai Bentuk Ekspresi Diri Pengguna Tato di Studio OL’Dark Tattoo, Kota Medan.” Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengguna tato menafsirkan tato sebagai medium ekspresi diri, representasi identitas, serta sebagai bentuk komunikasi dalam konteks sosial. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menggali pengalaman pengguna tato dalam berinteraksi dengan komunitas tato dan bagaimana mereka menghadapi stigma masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dipilih dengan teknik purposive sampling sebanyak lima orang pengguna tato yang memiliki pengalaman dan makna personal terhadap tato. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi di Studio OL’Dark Tattoo, serta dokumentasi. Teori Interaksionisme Simbolik digunakan sebagai landasan analisis untuk melihat bagaimana makna tato dibentuk melalui proses interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tato memiliki makna yang beragam bagi para informan, yaitu sebagai media ekspresi kepribadian, simbol nilai hidup, representasi pengalaman emosional, serta penanda perjalanan mental dan spiritual. Interaksi dengan komunitas tato memberikan ruang bagi informan untuk bertukar makna, mendapatkan validasi identitas, membangun solidaritas simbolik, dan memperkuat makna personal maupun sosial. Namun, para informan juga menghadapi stigma masyarakat berupa tatapan sinis, diskriminasi, stereotip kriminalitas dan amoral, serta penolakan dalam situasi formal. Temuan ini memperlihatkan bahwa tato masih dipersepsikan negatif oleh sebagian masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa makna tato tidak hanya berasal dari diri pengguna, tetapi terbentuk melalui proses interpretasi simbolik yang dipengaruhi interaksi sosial. Dengan demikian, tato menjadi media penting dalam pembentukan identitas dan komunikasi diri pengguna. This research, titled “The Meaning of Tattoos as a Form of Self-Expression among Tattoo Users at OL’Dark Tattoo Studio, Medan,” aims to explore how tattoo users interpret tattoos as a medium of self-expression, identity construction, and interpersonal communication. The study also examines their interactions within tattoo communities and the social stigma they encounter.Using a qualitative descriptive approach, five informants were selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, direct observation at OL’Dark Tattoo Studio, and documentation. Symbolic Interactionism was used to analyze how tattoo meanings are formed through social interaction. The findings show that tattoos represent personality, personal values, emotional experiences, and mental or spiritual journeys. Interaction within tattoo communities strengthens identity validation, symbolic solidarity, and shared meaning-making. However, informants still face negative societal judgments such as stigmatizing gazes, discrimination, and stereotypes of immorality or criminality. Overall, the study concludes that tattoo meanings emerge through continuous symbolic interpretation shaped by personal experiences and social interactions.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;218530011-
dc.subjectTatoen_US
dc.subjectMakna Tatoen_US
dc.subjectEkspresi Dirien_US
dc.subjectInteraksionisme Simboliken_US
dc.subjectStigma Sosialen_US
dc.subjectTattooen_US
dc.subjectMeaningen_US
dc.subjectSelf-Expressionen_US
dc.subjectSymbolic Interactionismen_US
dc.subjectSocial Stigmaen_US
dc.titleTato Sebagai Simbol Identitas Diri (Studi Interaksionisme Simbolik Pada Pengguna Tato Di Studio Ol’ Dark Tattoo, Kota Medan)en_US
dc.title.alternativeTattoos as Symbols of Self-Identity (A Symbolic Interactionist Study of Tattoo Wearers at Ol’ Dark Tattoo Studio, Medan City)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Communication Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218530011 - Denni Putri Florinda - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography2.03 MBAdobe PDFView/Open
218530011 - Denni Putri Florinda - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.17 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.