Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/31121
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSairah-
dc.contributor.authorNurcahyani, Marizha-
dc.contributor.authorChandra, Andy-
dc.date.accessioned2026-09-02T02:04:43Z-
dc.date.available2026-09-02T02:04:43Z-
dc.date.issued2023-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/31121-
dc.description10 Halamanen_US
dc.description.abstractData Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 mengungkapkan bahwa Indonesia berada pada peringkat kelima dan keempat tertinggi dunia mengenai angka wasting dan stunting. Penyebab stunting antara lain akibat terbatasnya akses terhadap makanan bergizi yang disebabkan karena faktor ekonomi maupun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis lebih mendalam mengenai penyebab terjadinya stunting. Jenis metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui kunjungan kepada informan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat percaya bahwa faktor genetik memiliki peranan penting dalam penyebab stunting dengan persentase 85%. Selain itu, 68% menyatakan adanya pengaruh ketidakstabilan ekonomi keluarga untuk kemampuan membeli makanan bergizi secara teratur dan 72% tingkat pendidikan dan pengetahuan tentang gizi dapat mempengaruhi keputusan dan perilaku yang berhubungan dengan pemberian makanan. Rekomendasi hasil penelitian adalah agar masyarakat meningkatkan pengetahuan tentang Stunting dan pentingnya menjaga kualitas gizi makanan. Basic Health Research Data in 2018 revealed that Indonesia is ranked fifth and fourth highest in the world regarding wasting and stunting rates. The causes of stunting include limited access to nutritious food caused by economic factors and knowledge. This study aims to analyze more deeply the causes of stunting. This type of research method is descriptive qualitative by collecting data through visits to respondents. Data collection techniques are interviews and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, conclusions, and verification. The results showed that people believe that genetic factors have an important role in causing stunting with a percentage of 85%. In addition, 68% cited the influence of family economic instability on the ability to purchase nutritious food regularly and 72% of education and knowledge levels about nutrition can influence decisions and behaviors related to feeding. The recommendation of the research results is for the public to increase knowledge about stunting and the importance of maintaining the nutritional quality of food.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherJurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dinien_US
dc.relation.ispartofseriesISSN;2549-8959-
dc.subjectchild stuntingen_US
dc.subjectchild growthen_US
dc.subjectchild developmenten_US
dc.subjectpertumbuhan anaken_US
dc.subjectperkembangan anaken_US
dc.titleAnalisis Penyebab Kejadian Stunting pada Anak Usia Dinien_US
dc.title.alternativeAnalysis of the Causes of Stunting in Early Childhooden_US
dc.typeKarya Tulis Dosenen_US
Appears in Collections:Published Articles

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Analisis Penyebab Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini.pdf
  Restricted Access
Journal Article429.98 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.