Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/718
Title: Penerapan Hukum Terhadap Anak Yang Melakukan Tindak Pidana Lalu Lintas
Other Titles: ANalisis Putusan Nomor 1433/PIB.B/P.A/2013/PN.LP dan Putusan Nomor 1640/PIB/P.A/2013/PN-LP
Authors: Magdalena, Vera Yetti
Keywords: Penerapan Hukum;Anak;TindakPidana Lalu Lintas
Issue Date: 2014
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Children who are the future generation is also not immune from traffic violations. Many children who commit a traffic violation by driving a motor vehicle. This type of research in this thesis is a normative legal research. This study aims to examine the causes of the child committed the crime of traffic. To examine the handling of the child who committed the crime of traffic. To assess the barriers to the adoption of the law on children who commit the crime of traffic (Analysis Decision number 1433/PID.B/PA/2013/PN.LP Decision Analysis and Decision No. 1640/PID.B/PA/2013/PN-LP). Factors causing the child committed the crime of traffic is divided into two, namely internal factors and external factors. In internal factors one of which is the family factor, this factor becomes very important due to family factors have a role in surveillance. When associated with criminal acts committed traffic the child, the family that parents should not give or allow their children to drive let alone not have a driver's license. In one of the external factors that are important are education and school factors. Relation to criminal offenses committed traffic of children, in this case the school can contribute to prohibit and take action against his protege and driving alone when bringing personal vehicles to school. Obstacle in the application of law 1) several cases filed by the Public Prosecutor in the trial was only charged with the Law No. 22 Year 2009 concerning Law No. 3 of 1997 on Juvenile Justice. 2) It often happens differences of opinion in the application of the law by the public prosecutor, especially in criminal charges the defendant, because there is a system in Attorney Rentut that does not conform to the facts that occurred. 3) Parents who do not want to be present at the trial, it is difficult for the judge to explore how the relationship with the child's real parents. 4) Barriers related to Legal Counsel, if the defendant does not have a Legal Advisor and then the Court appointed Legal Advisor to assist the defendant, Legal Counsel is ever present because there are no funds. The handling of the child is the first to attempt settlement of the criminal (penal), tackling crime refers to the Child Protection Act and Traffic Act, but still refers to that child sentenced to only half of the adults. Further efforts in action settlement (non-penal), where efforts to resolve this through actions such as returned to parents, penalties and other exercises that work all iti is to promote the interests of the child.
Description: Anak yang merupakan generasi penerus bangsa juga tidak luput dari pelanggaran lalu lintas. Banyak anak yang melakukan pelanggaran lalu lintas dengan mengenadari kendaraan bermotor. Jenis penelitian dalam tesis ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Untuk mengkaji faktor penyebab anak melakukan tindak pidana lalu lintas. Untuk mengkaji upaya penanganan terhadap anak yang melakukan tindak pidana lalu lintas. Untuk mengkaji hambatan terhadap penerapan hukum pada anak yang melakukan tindak pidana lalu lintas? (analisis Putusan Nomor 1433/PID.B/P.A/2013/PN.LP dan Putusan Nomor 1640/PID.B/P.A/2013/PN-LP). Faktor Penyebab anak melakukan tindak pidana lalu lintas terbagi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dalam Faktor internal salah satunya adalah faktor keluarga, faktor ini menjadi sangat penting dikarenakan faktor keluarga memilki peran dalam hal pengawasan. Bila dikaitkan dengan tindak pidana lalu lintas yang dilakukan anak maka, keluarga yaitu orang tua tidak semestinya memberikan atau membiarkan anaknya mengendarai kendaraan motor apalagi belum memiliki SIM. Pada faktor eksternal yaitu salah satu yang penting adalah faktor pendidikan dan sekolah. Kaitannya dengan tindak pidana lalu lintas yang dilakukan anak, dalam hal ini pihak sekolah dapat berperan dengan melarang dan menindak anak didiknya apabila membawa dan mengendarai sendiri kendaraan pribadi ke sekolah. Hambatan dalam penerapan hukum yaitu 1) beberapa kasus yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum di persidangan hanya didakwa dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tidak diikuti sertakannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak. 2) Sering terjadi beda pendapat dalam penerapan hukum dengan Jaksa Penunut Umum terutama dalam tuntutan pidana terdakwa, oleh karena di Kejaksaan ada sistem Rentut yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. 3) Orang tua yang tidak mau hadir di persidangan, hal tersebut menyulitkan Hakim untuk menggali bagaimana hubungan anak dengan orang tua yang sesungguhnya. 4) Hambatan terkait Penasehat Hukum, apabila terdakwa tindak mempunyai Penasehat Hukum dan kemudian Pengadilan menunjuk Penasehat Hukum untuk mendampingi terdakwa, Penasehat Hukum tidak pernah hadir karena tidak ada dana. Upaya penanganan terhadap anak yaitu pertama dengan upaya penyelesaian secara pidana (penal), upaya penanganan pidana tersebut mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Lalu Lintas, tetapi tetap mengacu bahwa anak dihukum hanya ½ dari orang dewasa. Selanjutnya upaya penyelesaian secara tindakan (non penal), dimana upaya penyelesaian ini melalui tindakan seperti dikembalikan kepada orang tua, hukuman latihan kerja dan lain sebagainya yang kesemua itu adalah mengedepankan kepentingan anak
URI: https://repositori.uma.ac.id/123456789/718
Appears in Collections:MT - Master of Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
121803004_file 1.pdfCover115.36 kBAdobe PDFView/Open
121803004_file 2.pdfAbstract126.04 kBAdobe PDFView/Open
121803004_file 3.pdfIntroduction116.87 kBAdobe PDFView/Open
121803004_file 4.pdfChapter I171.71 kBAdobe PDFView/Open
121803004_file 5.pdfChapter II275.13 kBAdobe PDFView/Open
121803004_file 6.pdfChapter III109.79 kBAdobe PDFView/Open
121803004_file 8.pdfReference86.5 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.