Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/8744
Title: Analisis Terhadap Penerapan Business Judgment Rule sebagai Wujud Perlindungan Bagi Direksi dalam Pengurusan Perseroan Terbatas di Indonesia
Authors: Simbolon, Roma Arina Tiur
metadata.dc.contributor.advisor: Suhaidi
Nasution, Mirza
Keywords: perseroan terbatas;direksi;business judgment rule
Issue Date: 13-Aug-2012
Publisher: Universitas Medan Area
Description: Direksi merupakan organ dari perseroan terbatas yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan perseroan terbatas dan mewakili perseroan terbatas, baik di dalam maupun di luar pengadilan. Hubungan antara direksi dengan perseroan terbatas terjadi karena adanya kepercayaan yang diberikan perseroan terbatas kepada Direksi. Karenanya dalam menjalankan tugas yang diembannya, Direksi memiliki kewajiban fiduciary (fiduciary duty). Dalam mengelola perseroan terbatas, direksi dituntut untuk dapat mengambil keputusan bisnis yang tepat dan cepat. Namun tuntutan tersebut tidak mengurangi pelaksanaan kewajiban fiduciary duty oleh Direksi. Berkaitan dengan hal tersebut, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan business judgment rule berdasarkan UUPT, bagaimana hubungan antara fiduciary duty yang merupakan kewajiban direksi dengan doktrin business judgment rule yang memberikan perlindungan bagi direksi dalam pengurusan PT, serta bagaimana penerapan business judgment rule berdasarkan UUPT terhadap keputusan yang diambil direksi yang mengakibatkan kerugian bagi perseroan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yaitu dengan melakukan analisis terhadap permasalahan dan penelitian melalui pendekatan terhadap asas-asas hukum serta mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Untuk mengumpulkan data dalam tesis ini dilakukan dengan penelitian yang bersifat deskriptif analisis. Penelitian yuridis normatif ini menggunakan data sekunder yang berasal dari penelitian kepustakaan (library researh). Adapun data sekunder yang diperoleh dari penelitian kepustakaan terdiri dari 3 (tiga) bahan hukum yakni primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Pengaturan doktrin business judgment rule berdasarkan UUPT dapat ditemukan dalam Pasal 97 ayat (5) UUPT yang menyatakan bahwa anggota direksi tidak dapat dipertanggungjawabkan secara pribadi atas kerugian perseroan apabila dapat membuktikan kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya, telah melakukan pengurusan dengan itikad baik dan kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan, tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan yang mengakibatkan kerugian dan telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut. Hubungan antara fiduciary duty yang merupakan kewajiban direksi dengan doktrin business judgment rule yang memberikan perlindungan bagi direksi dalam mengurus perseroan adalah direksi dilindungi dan dibebaskan dari pertanggungjawaban pribadi apabila keputusan yang dihasilkan direksi dengan telah melaksanakan kewajiban fiduciary dutynya, membawa kerugian bagi perseroan. Dalam penerapan business judgment rule berdasarkan UUPT terhadap direksi bila menggunakan asumsi bahwa keputusan yang diambil direksi tersebut membawa kerugian bagi perseroan yang diurusnya, maka batasan kerugian dan dasar hukum atas pertanggungjawaban direksi adalah sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata tentang perbuatan melawan hukum. Selanjutnya anggota direksi harus membuktikan hal-hal sebagaimana diatur dalam Pasal 97 ayat (5) UUPT diatas untuk dapat membebaskan direksi dari pertanggungjawaban pribadi atas kerugian yang diderita perseroan.
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/8744
Appears in Collections:MT - Master of Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
101803011.pdfFulltext1.76 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.