Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/8954
Title: Penerapan Pasal 359 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) Pada Peristiwa Pelanggaran Lalulintas Yang Mengakibatkan Hilangnya Nyawa (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Medan)
Authors: Tobing, Hendrik Sefrinaldo
metadata.dc.contributor.advisor: Sembiring, Darma
Suhatrizal
Issue Date: Oct-2011
Publisher: Universitas Medan Area
Description: Pembahasan skripsi ini adalah tentang diterapkannya ketentuan Pasal 359 KUH Pidana dalam hal terjadinya suatu peristiwa pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain dengan mengambil penelitian di Pengadilan Negeri Medan. Untuk melakukan penelitian ini maka diajuk:an pennasalahan yaitu bagaimana dampak yang ditimbulkan dari kelalaian pengemudi kendaraan dalam·pelanggaran lalu lintas dan bagaimana sanksi hukum yang diterapkan dalam pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan hilangnya jiwa orang lain. Matinya orang lain dengan tidak sengaja; adalah karena perbuatan . seseorang mengakibatnya matinya orang lain. Dimana matinya orang lain tersebut bukan sebagai maksud tetapi semata-mata akibat perbuatannya yang akibatnya tidak diperkirakan dapat menyebabkan orang lain mati. Pengertian lalu lintas menurut Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Pasal 1 ayat (1) adalah "Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas Lalu Lintas, Angkutan Jalan, Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Kendaraan, Pengemudi, Pengguna Jalan, serta pengelolaannya.". Dari hasil pengolahan data tersebut maka didapatkan hasil sebagai berikut Penerapan Pasal 359 KUHP pada peristiwa pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan hilangnya nyawa dapat adanya kelalaian terjadi karena perbuatan si pembuat yang mengakibatkan matinya orang lain tersebut buk:an merupakan suatu kehendak tetapi hanya merupakan akibat yang ditimbulkan dari kelalaian itu sendiri. Faktor-faktor yang ditemui dalam penerapan Pasal 359 pada peristiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa adalah pada dasamya memiliki kesamaan dengan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang datangnya dari perilaku pengemudi kendaraan bennotor tersebut seperti, keadaan sikap pengemudi, kondisi fisik pengemudi, sikap kekanak - kanakan pengemudi, taraf intelektual pengemudi dan rasa ketenteraman pengemudi
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/8954
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
078400213_Hendrik Sefrilando Tobing.pdfFulltext3.43 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.