Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/9869
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorZulyadi, Rizkan-
dc.contributor.advisorTrisna, Wessy-
dc.contributor.authorSurbakti, Friwina Magnesia-
dc.date.accessioned2019-02-06T08:42:57Z-
dc.date.available2019-02-06T08:42:57Z-
dc.date.issued2018-09-20-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/9869-
dc.descriptionAnak adalah anak yang telah berumur 12 (dua belas) tahun, tetapi belum berumur 18 (delapan belas) tahun yang diduga melakukan tindak pidana. Anak Pelaku Tindak Pidana adalah Anak yang diduga melakukan Tindak Pidana. Fenomena sosial yang terjadi bahwa tindak pidana yang dilakukan oleh anak (Juvenile delinquency) dewasa ini juga terjadi di berbagai daerah, salah satunya terjadi di wilayah hukum Pengadilan Negeri Medan. Salah satu tindak pidana yang marak terjadi adalah tindak pidana pencurian dengan kekerasan.Tindak pidana pencurian dengan kekerasan diatur dalam Pasal 365 KUHP. Penelitian ini difokuskan terhadap bagaimana Penerapan Hukum terhadap Anak sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dikerucutkan terhadap Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Normatif yaitu penelitian yang objek kajiannya meliputi norma atau kaidah dasar, asas-asas hukum, peraturan perundang- undangan, perbandingan hukum, doktrin, serta yurisprudensi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh dari kepustakaan (library research) perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Medan Area. Penelitian ini bersifat deskriptif Analitis, artinya penelitian ini termasuk lingkup penelitian yang menganalisa, menggambarkan, menelaah dan menjelaskan secara tepat serta menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Penerapan Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian Studi Kasus Putusan Nomor : 42/Pid.Sus-Anak 2017/PN.MDN. Pertimbangan penerapan hukum terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan dalam Putusan Nomor : 42/Pid.Sus Anak/2017/PN.Mdn memiliki tujuan pemidanaan berupa pembalasan, pencegahan (Prevensi), keadilan masyarakat dan perlindungan terhadap kepentingan Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan. Penerapan hukum terhadap Muhammad Hadji Als Aji, Anak yang berhadapan dengan hukum pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam Putusan Nomor : 42/Pid.SusAnak/2017/PN.Mdn telah sesuai dengan Ketentuan Kitab Undang- Undang Hukum Acara Pidana dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Dimana anak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dan haknya sebagai anak pelaku tindak pidana yang dijamin dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak telah dipenuhi.en_US
dc.description.abstractA child is a child who is 12 (twelve) years old, but not yet 18 (eighteen) years of age who is suspected of committing a crime. Criminal Actors are children suspected of committing crimes. The social phenomenon that occurs that criminal acts committed by children (Juvenile delinquency) today also occur in various regions, one of which occurred in the jurisdiction of the Medan District Court. One crime that is rampant is a crime of theft with violence. Crime of theft by force is regulated in Article 365 of the Criminal Code. This study focused on how the Law was applied to Children as perpetrators of theft and violence which was purified against Law Number 11 of 2012 concerning the Criminal Justice System of Children (SPPA) and the Criminal Code (KUHP). This study uses the Normative Research Method, which is research whose object of study includes basic norms or rules, principles of law, legislation, comparative law, doctrine, and jurisprudence. The type of data used in this study is secondary data, namely data obtained from the library (library research) library, Faculty of Law, University of Medan Area. This research is analytical descriptive, meaning that this research includes the scope of research that analyzes, illustrates, analyzes and explains precisely and analyzes the laws and regulations relating to the Application of Laws Against Children As Actors Criminal Case Study Criminal Decision Number: 42 / Pid. -Child 2017 / PN.MDN. Consideration of the application of the law to Children As Actors of Crime of Theft With Violence in Decision Number: 42 / Pid.Sus Anak / 2017 / PN. With violence. The application of the law against Muhammad Hadji Als Aji, a child who is dealing with the law of the perpetrator of a crime of theft with violence in the Decision Number: 42 / Pid.Sus Anak / 2017 / PN. Number 11 of 2012 concerning the Criminal Justice System of Children. Where the child can account for his actions and his rights as a child the perpetrator of a crime guaranteed in Law Number 11 of 2012 concerning the Criminal Justice System of the Child has been fulfilled.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.subjectanak pelaku tindak pidanaen_US
dc.subjecttindak pidana pencurianen_US
dc.subjectkekerasanen_US
dc.titlePenerapan Hukum Terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasn (Putusan Nomor: 42/Pid.Sus-Anak 2017/PN-Mdn)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Friwina Magnesia Surbakti - Fulltext.pdfFulltext1.16 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.