Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/9981
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorIstiana-
dc.contributor.advisorLubis, Afisah Wardah-
dc.contributor.authorMaimunah, Siti-
dc.date.accessioned2019-03-08T01:25:22Z-
dc.date.available2019-03-08T01:25:22Z-
dc.date.issued2009-
dc.identifier.other028600115-
dc.identifier.urihttp://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9981-
dc.descriptionPada dasarya penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara persepsi terhadap keharmonisan keluarga dengan kesiapan memasuki perkawinan, dimana yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah para mahasiswa Fakultas Berdasarkan uraian teoritis, maka diajukan hipotesis penelitian yang berbunyi: ada hubungan yang positif antara persepsi terhadap keharmonisan keluarga dengan kesiapan mamasuki perkawinan. Artinya semakin positif persepsi terhadap keharmonisan keluarga, maka semakin siap memasuki perkawinan. Sebaliknya semakin negatif persepsi terhadap keharmonisan keluarga, maka semakin tidak siap memasuki perkawinan. Dalam upaya untuk membuktikan hipotesis di atas, maka digunakan metode analisis data Analisis Korelasi Product Moment, dimana berdasarkan analisis diperoleh hasil sebagai berikut: 1 ). Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara persepsi terhadap keharmonisan keluarga dengan kesiapan memasuki perkawinan. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = 0,363 ; p < 0,010. Artinya semakin positif persepsi terhadap keharmonisan keluarga, maka semakin tinggi kesiapan memasuki perkawinan, sebaliknya semakin negatif persepsi terhadap keharmonisan keluarga, maka semakin rendah kesiapan memasuki perkawinan. Berdasarkan hasil ini, maka hipotesis yang telah diajukan dalam penelitian ini, dinyatakan diterima. 2). Sumbangan yang diberikan oleh variabel persepsi terhadap keharmonisan keluarga terhadap kesiapan memasuki perkawinan adalah sebesar r2 = 0,132. Ini artinya bahwa persepsi terhadap keharmonisan keluarga memberikan andil terhadap kesiapan memasuki perkawinan sebesar 13,2%. Selebihnya terdapat 86,8% pengaruh dari faktor lain yang terhadap kesiapan memasuki perkawinan adalah faktor fisiologis, psikologis dan faktor sosial ekonomi. 3). Para mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area temyata memiliki persepsi yang tergolong sedang terhadap keharmonisan keluarga, dimana nilai rata-rata empirik yang diperoleh yakni 97, 177 tidak berselisih secara berarti dengan nilai rata-rata hipotetiknya, yakni 97 ,5. Kemudian dalam hal kesiapan memasuki perkawinan, para mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area tergolong pada kategori yang sedang, sebab nilai rata-rata empirik yang diperoleh sebesar 104,850 selisihnya dengan nilai rata-rata hipotetik 97,5 tergolong tidak berarti.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.subjectkeharmonisan keluargaen_US
dc.subjectperkawinanen_US
dc.titleHubungan antara Persepsi Terhadap Keharmonisan Keluarga dengan Kesiapan Memasuki Perkawinan pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Medanen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
028600115_Siti Maimunah.pdfFulltext4.64 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.