Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29641
Title: Analisis Potensi Likuifaksi Berdasarkan Nilai CRR dan CSR pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Haji Medan
Other Titles: Analysis of Liquefaction Potential Based on CRR and CSR Values ​​in the Medan Hajj Hospital Construction Project
Authors: Ambarita, Amrin Rivaldo
metadata.dc.contributor.advisor: Wulandari, Tika Ermita
Keywords: Likuifaksi;Cyclic Stress Ratio (CSR);Cyclic Resistance Ratio (CRR);Bore Hole;Desain Spektra Puskim PU
Issue Date: Sep-2025
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;218110071
Abstract: Likuifaksi adalah suatu peristiwa geoteknik yang terjadi ketika kondisi tanah kehilangan kekuatan dan kekakuan akibat dari getaran atau guncangan gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi terjadinya likuifaksi terhadap tanah dengan kekuatan gempa magnitudo 5 SR, 5.5 SR, 6 SR, 6.5 SR, 7 SR, 7.5 SR berdasarkan nilai dari Cyclic Stress Ratio (CSR) dan Cyclic Resistance Ratio (CRR) menggunakan data uji lapangan Standard Penetration Test (SPT) dan data laboratorium. Hal ini membuat peneliti menjadi tertarik untuk menganalisis apakah terjadi Likuifaksi pada daerah proyek tersebut. Metode penelitian yang digunakan ialah menggunakan data primer dari SPT dan data laboratorium proyek, kemudian data sekunder menggunakan data dari website Desain Spektra Puskim PU untuk mengetahui nilai PGA. Metode perhitungan analisis potensi likuifaksi menggunakan metode Young-Idriss dan metode Idriss Boulanger. Dari hasil analisis perhitungan untuk kondisi lapisan tanah pada bore hole 1 dengan magnitude 5 SR mengalami satu potensi terjadinya likuifaksi yaitu pada lapisan tanah satu dengan kedalaman 1.45 m dengan nilai FS = 0.52, untuk magnitude 5.5 SR, 6 SR, 6.5 SR dan 7 SR mengalami dua potensi terjadinya likuifaksi yang sama yaitu pada lapisan tanah satu dan dua dengan kedalman 1.45 m dan 3.45 m, Untuk nilai faktor keamanannya yaitu F𝑆5.5 = 0.48 dan 0.95, F𝑆6 = 0.42 dan 0.84, FS6,5 = 0.37 dan 0.73, FS7 = 0.33 dan 0.64, untuk magnitude 7.5 SR tidak mengalami potensi terjadinya likuifaksi, Untuk kondisi lapisan tanah pada bore hole 2 dengan magnitude 7 SR dan 6.5 SR tidak ada yang mengalami terjadinya potensi likuifaksi namun terdapat kondisi kritis dengan nilai FS = 1 pada lapisan tanah satu dan dua dengan kedalaman 1.45 m dan 3.45 m, Untuk magnitude 5 SR, 5.5 SR, 6 SR, dan 7.5 SR tidak ada mengalami potensi terjadinya likuifaksi.
Description: 94 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29641
Appears in Collections:SP - Civil Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218110071 - Amrin Rivaldo Ambarita - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.45 MBAdobe PDFView/Open
218110071 - Amrin Rivaldo Ambarita - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV717.43 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.