Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30141
Title: Analisis Saluran Pemasaran Tomat (Lycopersicum esculentum L. Mil) di Desa Pangambatan Kecamatan Merek Kabupaten Karo
Other Titles: Analysis of Tomato (Lycopersicum esculentum L. Mil) Marketing Channels in Pangambatan Village, Merek District, Karo Regency
Authors: Br Gultom, Winda Sari
metadata.dc.contributor.advisor: Harahap, Ahmad Rizki
Keywords: Marketing Channels;Marketing Margin;Marketing Efficiency;Saluran Pemasaran;Margin Pemasaran;Efisiensi Pemasaran
Issue Date: 10-Jul-2024
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;198220188
Abstract: Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran tomat, margin pemasaran dari masing-masing saluran pemasaran tomat, dan efisiensi pemasaran tomat. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Pangambatan Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 petani tomat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, metode analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis pola saluran pemasaran, margin pemasaran dan efisiensi pemasaran dengan rumus yang ada. Hasil peneliitian menunjukkan bahwa Saluran pemasaran tomat di Desa Pangambatan Kecamatan Merek terdiri dari dua saluran pemasaran, yaitu saluran pemasaran I terdiri dari petani, pengecer dan konsumen akhir, sedangkan saluran pemasaran II terdiri dari petani, pedagang pengumpul, pengecer, dan konsumen akhir. Margin pemasaran tertinggi terdapat pada petani tomat di saluran pemasaran I dan saluran pemasaran II yaitu sebesar Rp. 4.367, sementara marjin pemasaran terendah yaitu pada pengecer pada saluran pemasaran II dengan marjin yang di peroleh sebesar Rp. 1.567. Tingkat efisiensi saluran pemasaran tomat di Desa Pangambatan Kecamatan Merek yang paling efisien yaitu saluran pemasaran I dengan nilai efisiensi sebesar 5,41 %, dan saluran pemasaran II dengan nilai efisiensi sebesar 8,04%., namun kedua saluran pemasaran tersebut masih tergolong kedalam kategori efisien dimana tingkat presentase menunjukkan masih kurang dari 50%. The aim of this research is to determine tomato marketing channels, marketing margins from each tomato marketing channel, and tomato marketing efficiency. The location of the research was carried out in Pangbatas Village, Brand District, Karo Regency. The number of samples in this research was 45 tomato farmers. The data used in this research are primary data and secondary data, the data analysis method used is to use marketing channel pattern analysis, marketing margins and marketing efficiency using existing formulas. The research results show that the tomato marketing channel in Pangbatas Village, Brand District consists of two marketing channels, namely marketing channel I consisting of farmers, retailers and final consumers, while marketing channel II consists of farmers, collectors, retailers and final consumers. The highest marketing margin is found among tomato farmers in marketing channel I and marketing channel II, namely IDR. 4,367, while the lowest marketing margin is for retailers in marketing channel II with a margin obtained of Rp. 1,567. The most efficient level of efficiency of tomato marketing channels in Pangbatas Village, Brand District, is marketing channel I with an efficiency value of 5.41%, and marketing channel II with an efficiency value of 8.04%. However, both marketing channels are still included in the efficient category. where the percentage level shows it is still less than 50%.
Description: 87 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30141
Appears in Collections:SP - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198220188 - Winda Sari Br Gultom - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.54 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
198220188 - Winda Sari Br Gultom - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography979.54 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.