Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30726| Title: | Penerapan Good Environmental Governance dalam Pengelolaan Sampah di Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai |
| Other Titles: | Implementation of Good Environmental Governance in Waste Management in Sei Tualang Raso District, Tanjungbalai City |
| Authors: | Ulaya, Aqila Adwa |
| metadata.dc.contributor.advisor: | Kurniaty, Evi Yunita |
| Keywords: | Akuntabilitas;Good environmental governance;Pengelolaan sampah;Accountability;Waste Management |
| Issue Date: | Feb-2026 |
| Publisher: | Universitas Medan Area |
| Series/Report no.: | NPM;228510020 |
| Abstract: | Permasalahan sampah di Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai masih menjadi isu lingkungan yang kompleks akibat meningkatnya aktivitas masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya partisipasi masyarakat, serta lemahnya penegakan peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Good Environmental Governance dalam pengelolaan sampah serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat penerapannya. Penelitian ini didasarkan pada teori Good Environmental Governance menurut Nopyandri (2011) yang menekankan prinsip partisipasi, transparansi, akuntabilitas, efektivitas kebijakan, dan penegakan hukum lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan dari unsur pemerintah, petugas kebersihan, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Good Environmental Governance dalam pengelolaan sampah belum berjalan optimal. Prinsip partisipasi, transparansi, akuntabilitas, efektivitas kebijakan, dan penegakan hukum telah diterapkan, namun masih bersifat terbatas. Faktor penghambat utama meliputi rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah, kurangnya sosialisasi kebijakan, serta lemahnya penegakan sanksi. Waste management problems in Sei Tualang Raso District, Tanjungbalai City, remain a complex environmental issue due to increasing community activities, limited facilities and infrastructure, low public participation, and weak law enforcement. This study aims to analyze the implementation of Good Environmental Governance principles in waste management and to identify the factors that hinder their application. This research is based on the Good Environmental Governance theory proposed by Nopyandri (2011), which emphasizes the principles of participation,transparency, accountability, policy effectiveness, and environmental law enforcement. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving government officials, sanitation workers, and community members. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the implementation of Good Environmental Governance in waste management has not been fully optimized. The principles of participation, transparency, accountability, policy effectiveness, and law enforcement have been applied but remain limited in practice. The main inhibiting factors include low public awareness and participation, limited waste management facilities, insufficient policy socialization, and weak enforcement of sanctions. |
| Description: | 122 Halaman |
| URI: | https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/30726 |
| Appears in Collections: | SP - Government Science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 228510020 - Aqila Adwa Ulaya - Fulltext.pdf | Cover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography | 2.06 MB | Adobe PDF | View/Open |
| 228510020 - Aqila Adwa Ulaya - Chapter IV.pdf Restricted Access | Chapter IV | 718.7 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.