Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/12924
Title: Perancangan Fasilitas Kerja Pada Bagian Pengendalian Kualitas di CV. Bintang Terang Untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs)
Other Titles: Designing Work Facilities in the Quality Control Section at CV. Bright Stars To Reduce Complaints of Musculoskeletal Disorders (MSDs)
Authors: Molinda, Syahyuna
metadata.dc.contributor.advisor: Banjarnahor, Maruli
Hasibuan, Chalis Fajri
Keywords: ergonomi;antropometri;rula;rapid upper limb asessment
Issue Date: 23-Apr-2020
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;178150101
Abstract: Dalam kegiatan produksinya, CV. Bintang Terang mempunyai stasiun pekerjaan pengendalian kualitas khususnya pada bagian pemeriksaan kebocoran periuk yang dilakukan dengan cara metode pencahayaan dengan posisi tangan menggantung dan leher sedikit melihat keatas, yang bisa menyebabkan terjadinya kelelahan kerja dan keluhan sakit pada bagian tubuh tertentu. Dari data kuesioner SNQ yang sudah disebar mendapkan hasil skor yaitu mengalami keluhan kesakitan pada bagian lengan, leher, dan punggung, sehingga dalam jangka waktunlama dan pekerjaan yang berulang-ulang bisa mengakibatkan terjadinya cidera musculoskeletal disorders. Metode yang digunakan adalah SNQ (Standard Nordic Quesiner) yaitu penyebaran kuesioner tentang keluhan sakit pada bagian tubuh pekerja yang digunakan untuk mengetahui bagian tubuh yang mengalami keluhan yang paling sering sakit, kemudian metode RULA (Rapid Upper Limb Asessment) merupakan suatu metode yang digunakan untuk menghitung postur tubuh manusia untuk mengetahui posisi tubuh yang tidak ergonomis yang dapat dilihat dari tabel skor akhir yang sudah ditentukan. Antropometri yaitu menggunakan ukuran dimensi tubuh manusia untuk digunakan sebagai acuan perancangan fasilitas yang akan dibuat. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode RULA dan kuesioner NBM menghasilkan bahwa kelima pekerja pada pengendalian kualitas bagian pemeriksaan badan periuk mengalami keluhan sakit pada bagian lengan, pinggang, bokong dan leher dan mendapatkan skor RULA 7 yaitu yang memerlukan tindakan sekarang juga, sehingga perlu dilakukannya tindakan perbaikan untuk metode kerja pada bagian pemeriksaan kebocoran badan periuk, yaitu perbaikan fasilitas dimana ditambahkan fasilitas berupa kursi. Perbaikan yang dilakukan adalah penambahan fasilitas kerja yaitu kursi dengan ukuran tinggi kursi 60,5 cm, lebar kursi 36 cm, sehingga dengan ukuran tersebut dilakukan simulasi pekerja dengan menggunakan kursi sesuai dengan dengan desao yang dibuat, sehingga membuktikan bahwa penambahan fasilitas tersebut mengalami perubahan pada perhitungan RULA, yaitu berada pada skor 3 yaitu membutuhkan investigasi dan perubahan terhaap postur mungkin dapat dilakukan, sehingga usulan perbaikan metode kerja dengan cara menambah fasilitas kerja diterima, karena skor RULA usulan menurun dibandingkan dengan skor rula yang aktual, sehingga kursi tersebut bisa mengurangi terjadinya keluhan kesakitan dan cidera musculoskeletal disorders (MSDs).
Description: 59 Halaman
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/12924
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
178150101 - Syahyuna Molinda - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I,II,III,Bibliography1.77 MBAdobe PDFView/Open
178150101 - Syahyuna Molinda - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV935.57 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.