Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/1859
Full metadata record
DC Field | Value | Language |
---|---|---|
dc.contributor.author | Kusuma, Wahyu | - |
dc.date.accessioned | 2017-09-26T06:28:36Z | - |
dc.date.available | 2017-09-26T06:28:36Z | - |
dc.date.issued | 2016-10-06 | - |
dc.identifier.uri | http://hdl.handle.net/123456789/1859 | - |
dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan diri pada remaja penderita thallasemia.Penerimaan diri adalah kondisi dimana seseorang sadar bahwa dirinya mengalami sebuah sensasi, perasaan maupun pikiran yang ada pada dirinya dan mampu merangkul apapun yang muncul atau ada pada dirinya tersebut dari waktu ke waktu (Germer, 2009). Responden pada penelitian ini adalah dua orang remaja laki-laki dan saatu orang remaja perempuan yang mengalami penyakit thallasemia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian fenomenologis. Teknik wawancara semi terstuktur digunakan sebagai teknik untuk mengumpulkan data, dan observasi nonpartisipan digunakan untuk menguatkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga responden memilikiperbedaan dalam penerimaan diri. Responden satu dapat menerima kondisinya sebagai penyandang thalasemia, dia ingin menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain serta tetap berpikiran positif. Responden dua juga dapat menerima keadaan dirinya sebagai penyandang thalasemia namun masih menunjukan beragam emosi yang muncul. Seperti kesal dan minder. Responden tiga dapat dikatakan belum bisa menerimaa keadaan dirinya seutuhnya, namun responden tiga tidak pernah putus asa dalam dirinya. Responden dua dan tiga tidak terlalu banyak interaksi dengan orang banyak.Responden satu banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan semua aktivitas dilakukan sesuai kemampuan dari fisiknya, sedangkan responden tiga semua kegiatan sangat dibatasi oleh orangtua, sehingga membuat responden tiga tidak leluasa dalam segala aktivitas yang ia lakukan. Semua responden memiliki cita-cita yang tinggi dan berusaha untuk mencapainya. Responden satu dan dua memiliki dukungan yang bagus dari keluarga dan teman. Responden tiga juga memiliki dukungan dari keluarga namun kurangnya dukungan dari lingkungan teman-temannya | en_US |
dc.language.iso | other | en_US |
dc.publisher | Universitas Medan Area | en_US |
dc.subject | self-acceptance | en_US |
dc.subject | thallasemia | en_US |
dc.subject | remaja | en_US |
dc.title | Self Acceptance pada Remaja Penderita Thalasemia | en_US |
dc.type | Thesis | en_US |
Appears in Collections: | SP - Psychology |
Files in This Item:
File | Description | Size | Format | |
---|---|---|---|---|
128600046_file1.pdf | Cover | 124.21 kB | Adobe PDF | View/Open |
128600046_file2.pdf | Abstract | 107.28 kB | Adobe PDF | View/Open |
128600046_file3.pdf | Introduction | 143.33 kB | Adobe PDF | View/Open |
128600046_file4.pdf | Chapter I | 124.85 kB | Adobe PDF | View/Open |
128600046_file5.pdf | Chapter II | 285.77 kB | Adobe PDF | View/Open |
128600046_file6.pdf | Chapter III | 132.43 kB | Adobe PDF | View/Open |
128600046_file8.pdf | Reference | 110.07 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.