Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21597
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSiregar, Ninny-
dc.contributor.advisorSilviana, Nukhe Andri-
dc.contributor.authorAn'nisa, Meilien-
dc.date.accessioned2023-10-20T05:06:46Z-
dc.date.available2023-10-20T05:06:46Z-
dc.date.issued2023-08-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21597-
dc.description76 Halamanen_US
dc.description.abstractUD. Jaenal Ramli merupakan salah satu usaha dagang pembuatan cincau hitam yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. UD. Jaenal Ramli adalah salah satu perusahaan yang berfokus pada industri pangan yaitu pembuatan cincau hitam. Dalam penelitian ini membahas mengenai usulan perbaikan area kerja dengan metode yang digunakan untuk pengaturan area kerja agar lebih terorganisir adalah dengan pendekatan dasar berupa konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Model penilaian untuk mengetahui kondisi area kerja pada perusahaan menggunakan cara audit yaitu daftar periksa. Daftar periksa pada audit yang diperoleh merupakan indikator metode 5S (Seiri,Seiso,Seiton, Seiketsu, Shitsuke) yang memiliki indikator dengan kriteria penilaian yaitu (1) Seiri yaitu mampu membedakan antara apa yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan (2) Seiton yaitu mampu menyimpan barang ditempat yang tepat (3) Seiso yaitu mampu disiplin rutin menjaga tempat kerja yang bersih dan terorganisir (4) Seiketsu yaitu mampu melakukan pengulangan dan pemantapan pada praktek 3S (5) Shitsuke yaitu mampu disiplin diri dari keseluruhan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Program perbaikan dasar area kerja akan berjalan lebih terorganisir dan terpelihara sehingga dapat mengurangi peluang terjadinya pemborosan dan kecelakaan pada area kerja. Metode 5S juga dapat mengontrol dan mempertahankan agar area kerja tetap teratur. Saat ini pada area kerja dan peralatan yang ada di perusahaan berjalan tidak teratur serta tidak terorganisir, tidak ada sistem kebijakan untuk menciptakan pemeliharaan agar terciptanya area kerja yang rapi dan terorganisir. Area kerja perusahaan yang saat ini berada dalam kategori sangat buruk. Sebelum dilakukannya audit area kerja perusahaan tidak terorganisir dan berada dalam hasil presentase evaluasi dengan jumlah 27% (buruk). Setelah dilakukannya perbaikan pada area kerja nilai program berada pada kategori sangat baik dengan nilai evaluasi tertinggi pada area penyimpanan bahan baku sebesar 91%. UD. Jaenal Ramli is one of the trading businesses making black grass jelly located in Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. UD. Jaenal Ramli is One company that focuses on the food industry is making grass jelly black. This research discusses proposals for improving the work area with The method used to arrange the work area to make it more organized is with a basic approach in the form of the 5S concept (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). An assessment model to determine the condition of the work area in the company uses The audit method is a checklist. The audit checklist obtained is 5S method indicators (Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu, Shitsuke) which have indicators with assessment criteria, namely (1) Seiri, namely being able to differentiate between what is needed and not needed (2) Seiton, namely being able to store goods in a place (3) Seiso, namely being able to have regular discipline in maintaining a clean and clean workplace organized (4) Seiketsu, namely being able to repeat and consolidate on practice 3S (5) Shitsuke, namely being able to self-discipline from all 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). The basic work area improvement program will go further organized and maintained so as to reduce the opportunity for waste to occur and accidents in the work area. The 5S method can also control and keeps the work area organized. Current on work area and equipment The company is running irregularly and unorganized, there is no system policies to create maintenance to create a neat and tidy work area organized. The company's work area is currently in the very bad category. Prior to the audit, the company's work area was disorganized and contained the evaluation percentage results were 27% (bad). After repairs have been made in the work area the program value is in the very good category with evaluation scores highest in the raw material storage area at 91%.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;198150069-
dc.subjectUsulan perbaikanen_US
dc.subjectSistem pengaturan area kerjaen_US
dc.subjectMetode 5Sen_US
dc.subjectImprovement suggestionsen_US
dc.subjectWork area arrangement systemen_US
dc.titleUsulan Perbaikan Area Kerja Lantai Produksi Cincau Dengan Pendekatan Metode 5s Pada Ud. Jaenal Ramlien_US
dc.title.alternativeProposed Improvements to Production Floor Work Areas Cincau Using the 5s Method Approach at Ud. Jaenal Ramlien_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198150069 - Meilien An'Nisa - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV652.8 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
198150069 - Meilien An'Nisa - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.58 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.