Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22431
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSingh, Raspal-
dc.contributor.advisorMunthe, Sirmas-
dc.contributor.authorHarahap, Suaidi-
dc.date.accessioned2023-12-27T03:17:45Z-
dc.date.available2023-12-27T03:17:45Z-
dc.date.issued2008-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22431-
dc.description57 Halamanen_US
dc.description.abstractPT.Oleochem & Soap lndustri merupakan salah satu industri oleochemical yang bergerak dibidang glyserin dan sabun. Perusahaan ini menghasilkan berbagai jenis sabun yaitu sabun kecantikan, sabun kesehatan dan sabun cuci. Perusahaan dengan aktivitas memproduksi sabun dan glyserin sering menghasilkan produk yang kualitasnya rendah atau tidak memenuhi standat. Dalam memecahkan masalah - masalah agar produknya dapat memenuhi standat kualitas dapat digunakan metode Seven Tools. Dengan menggunakan metode Seven Tools pada PT.Oleochem & Soap Industri diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Sebelum melakukan pengendalian kualitas dengan metode Seven Tools Jumlah produk cacat yang dihasilkan sebanyak 11.730 buah. Setelah melakukan pengendalian ~litas dengan metode Seven Tools jumlah produk cacat turun menjadi 7.914 bual1. 2. Langkah perbaikan pertama sekali dilakukan adalal1 mengenai sabun bersisik ( retak - retak ) yang mencapai 1.817 buah dengan persentase cacat 37.66 %. 3. Faktor didalam perusahaan yang mempengaruhi aktivitas produksi adalah a. Faktor Manusia Manusia merupakan satu penyebab terjadinya produk cacat, karena operator kurang kontrol terhadap stasiun kerja dan kurang pengetahuan tentang pengoperasian alat I mesm. Cara penanggulangannya adalah dengan memberikan pelatihan - pelatihan dan pengarahan kepada operator. b. Faktor mesin I peralatan Mesin juga merupakan faktor penyebab produk cacat, hal ini disesabkan kurangnya perawatan pada mesin. Langkah perbaikan yang perlu diambil adalah dengan melakukan perawatan mesin secara teratur, pergantian spare part yang rusak, melakukan penyetelan ulang yang sesuai dengan standat mesin. c. Faktor material Diperlukan pemeriksa yang akurat terhadap penggunaan material yang akan digunakan, sehingaa kuantiti sesuai dengan formulasi yang ada. d. Faktor metode Mensosialisakian metode kerja yang telah dibuat oleh perusahaan, terutama pada operator barn. e. Faktor lingkungan Memperbaiki sistem pencahayaan, menambah ventilasi udara sehingga kondisi ruangan tidak pengap dan panas, sehingga pekerja tidak mudah lelah. 4. Metode Seven Tools terdiri dari: 1. Lem baran data 2. Stratifikasi 3. Histogram 4. Diagram Pareto 5. Diagram sebab akibat 6. Diagram tebar 7. Peta kontrol Pt.Oleochem And soap Industry is one of oleochemical industry which produced glycerine and soap. This company has been produced several kinds of soap such as toilet soap, health soap and laundry soap. Companies which are concerned whit soap and glycerine, of cource they faces many problem in quality of product. In order to solve the problems, seven tools methods are applied to control the quality. The result of the implementation of these methods in Oleochem can be concluded as follows: 1. Before conducting the seven tools methods in quality control, the damage products reached 11. 730 pieces, while the quantity of damage products only 7.914 pieces when using the seven tools methods by analizing data from 30 samples. 2. From the observation and data procession which is in line the quality policy, the first corrective action that can be done is on cracking soap, the quantity reached 1.817 pieces with 37.66 demage percentage. 3. The deviation and variation of quality of quality can be appeared for some reasons as stated bellow: a. Human factor Human is one of the causes of damage product. This can be happened due to a little discipline and knowledge of operators in operating machine. Trainingand consulting can be done to this problem. b. Machine factor Less of treatment of machine can cause some problems on products. Changing worn- outspare part and re-installing the machine by following the standard, and regular checking are needed to overcome this problem. c. Material Factor Cabable inspector is needed to check the material, thus the quality will be in line with current formulation. d. Method Factor The socialization of work method which is made by company is a must to new operators. e. Enviroment Factor Repairing the lighting system, adding some ventilations can be done to create fresh air in the room so it will be comforlabela for work es. Method Seven Tools consist of: • Data sheet • Stratification • Histogram • Diagram pareto • Fish bone diagram • Scatter diagram • Control charten_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;068150021-
dc.subjectpengendalian kualitas sabunen_US
dc.subjectmetoda seven toolsen_US
dc.subjectSoap quality controlen_US
dc.titleAnalisa Pengendalian Kualitas Sabun Menggunakan Metoda Seven Tools pada PT.Oleochem and Soap Industri - Medanen_US
dc.title.alternativeAnalysis of Soap Quality Control Using the Seven Tools Method at PT. Oleochem and Soap Industri - Medanen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
068150021 - Suaidi Harahap - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography3.33 MBAdobe PDFView/Open
068150021 - Suaidi Harahap - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV2.16 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.