Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/23223
Title: Anggaran Biaya Produksi sebagai Alat Pengawasan pada PT. Istaka Karya Cabang Medan Medan
Other Titles: Production Cost Budget as a Monitoring Tool at PT. Istaka Karya Medan Branch Medan
Authors: Irawan, Fery
metadata.dc.contributor.advisor: Siregar, Retnawati
Lores, Linda
Keywords: anggaran biaya produksi;alat pengawasan;production cost budget;monitoring tool
Issue Date: Sep-2008
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;028330145
Abstract: Bagi perusahaan konstruksi, kegiatan produksi merupakan kegiatan yang membutuhkan biaya terbesar. Efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya yang dimiliki perusahaan dalam menghasilkan suatu produk mernpaka.1 salah satu cara untuk memaksimalkan perolehan laba. Untuk mewujudkan kedua hal tersebut dibutuhkan perencanaan dan pengawasan yang tepat. Pengawasan oleh manajemen perusahaan konstruksi tidak dapat dilakukan hanya dengan melihat langsung kegiatan produksi, mengingat luas dan kompleksitas pekerjaan. Selain pengawasan fisik (kegiatan produksi) juga dilakukan pengawasan administrasif dan keuangan, yang dilakukan dengan menganalisa dokumen-dokumen dan catatan-catatan penggunaan sumber daya yang dimiliki perusahaan seperti bahan baku, tenaga kerja, waktu, peralatan dan sebagainya. Salah satu dokumen yang digunakan dalam pengawasan adalah anggaran biaya produksi. Anggaran merupakan daftar rencana kegiatan operasional dengan menggunakan seluruh sumber daya, dan dijabarkan secara kuantitatif. Penyusunan anggaran merupakan tanggung jawab dari manajemen sebagai pengambil keputusan dalam perusahaan. Pengawasan dalam proses produksi bertujuan untuk menghindari atau setidaknya meminimalisir penyimpangan biaya produksi. Untuk melihat adanya indikasi penyimpangan biaya produksi, pimpinan perusahaan dapat membandingkan antara anggaran dengan laporan penggunaan biaya produksi. Kegiatan ini dilakukan sejak awal kegiatan produksi untuk mengetahui sedini mungkin adanya penyimpangan. PT. Istaka Karya Cabang Medan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor konstruksi. Sebelum memulai proses produksinya, perusahaan ini selalu menyusun anggaran biaya produksi dalam bentuk Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). RAP ini merupakan standar untuk mengukur efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya dalam proses produksi. Pada penelitian pendahuluan pada PT. Istaka Karya Cabang Medan, penulis menemukan bahwa perusahaan ini telah memanfaatkan RAP sebagai alat pengawasan biaya produksi. Oleh karena itu penulis menentukan perusahaan ini sebagai objek penelitian untuk mengetahui sejauh mana perusahaan ini telah memanfaatkan anggaran biaya produksi sebagai alat pengawasan dan bagaimana aplikasinya di lapangan. For construction companies, production activities are activities that requires the greatest costs. Efficiency and effectiveness of resource use owned by the company in producing a product.1 one way to maximize profit. To make these two things happen proper planning and supervision is required. Supervision by construction company management cannot be carried out just by looking directly at production activities, considering the extent and complexity work. Apart from physical supervision (production activities), supervision is also carried out administrative and financial, which is done by analyzing documents and records of the use of company resources such as materials raw materials, labor, time, equipment and so on. One of the documents used in supervision is the budget production cost. The budget is a list of planned operational activities with uses all resources, and is described quantitatively. Preparing the budget is the responsibility of management as the decision maker within the company. Supervision in the production process aims to avoid or at least minimize deviations in production costs. To see it exists indications of deviations in production costs, company leaders can compare between the budget and the report on the use of production costs. This activity was carried out from the start of production activities to find out as early as possible deviation. PT. Istaka Karya Medan Branch is one of the companies that operates in the field of construction contractor services. Before starting the process production, this company always prepares a production cost budget in the form of Implementation Budget Plan (RAP). This RAP is a standard for measuring efficiency and effectiveness of resource use in the production process. In preliminary research at PT. Istaka Karya Medan Branch, writer found that this company had utilized RAP as a surveillance tool production cost. Therefore, the author determines this company as the object research to find out to what extent this company has utilized production cost budget as a monitoring tool and how it is applied in the field.
Description: 61 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/23223
Appears in Collections:SP - Accountancy

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
028330145 - Fery Irawan - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography4.44 MBAdobe PDFView/Open
028330145 - Fery Irawan - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV455.44 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.